Kejadian ini sontak mengganggu arus kendaraan yang menghubungkan Padang menuju Solok.
Tiga kendaraan berat yang terlibat dalam peristiwa ini dilaporkan membawa muatan yang berbeda. Ketiganya adalah truk pengangkut air, truk pengangkut bata, dan satu unit truk tangki CPO.
Tabrakan beruntun tersebut mengakibatkan posisi kendaraan menutup sebagian besar badan jalan.
Kapolsek Lubukkilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan adanya peristiwa ini.
"Ya, personel Polsek Lubukkilangan saat ini sudah berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas," ujar Kompol Sosmedya ketika dikonfirmasi Padeks.
Untuk memecah kepadatan dan memungkinkan proses evakuasi, pihak kepolisian terpaksa menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup secara bergantian.
Sementara itu, Kepala Unit Brigade Motor (BM) Satlantas Polresta Padang, Ipda Andes Junaidi, menjelaskan bahwa saat ini upaya evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan masih berlangsung.
"Untuk saat ini, jalan masih diberlakukan buka tutup. Kendaraan yang terlibat kecelakaan sedang dilakukan evakuasi oleh petugas," kata Ipda Andes Junaidi.
Mengingat kondisi di lapangan yang belum sepenuhnya normal dan demi kelancaran perjalanan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk sementara waktu menghindari jalur Sitinjaulauik yang menjadi penghubung utama Padang dan Solok.
"Pengguna jalan disarankan untuk mencari dan menggunakan jalur alternatif lain hingga proses evakuasi dan pembersihan lokasi selesai tuntas," pungkasnya. (cc1)
Editor : Hendra Efison