Data tersebut disampaikan Kasubdit Dokpol Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumbar, dr. Eka Purnama Sari, Jumat (28/11/2025).
Dari 22 jenazah, 20 orang telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 9 perempuan dan 11 laki-laki. Dua jenazah lainnya masih belum teridentifikasi.
Proses identifikasi dilakukan di sejumlah posko, yakni Polresta Padang, RS Bhayangkara Padang, RSUD dr. Rasyidin Padang, serta posko DVI di Polres Bukittinggi dan Pasaman Barat. Di Polresta Padang, empat jenazah teridentifikasi, dua di antaranya telah diambil keluarga.
Posko DVI RS Bhayangkara Padang menerima delapan jenazah, enam di antaranya teridentifikasi melalui sidik jari. Di RSUD dr. Rasyidin Padang, tiga korban teridentifikasi melalui data sekunder dari keluarga.
DVI Polres Bukittinggi melaporkan delapan korban meninggal telah teridentifikasi. Wilayah ini juga mencatat korban hilang terbanyak, yakni sembilan orang dari Jorong Toboh, Malalak Timur, Kabupaten Agam, dan Palupuah.
DVI Padang Pariaman melaporkan satu korban hilang atas nama Evi Yulia Susanti (52). DVI Pasaman Barat mengidentifikasi satu korban meninggal, Roki Hidayat (13).
Total korban hilang sampai saat ini berjumlah 10 orang, terdiri dari 4 perempuan dan 6 laki-laki. Selain itu, lima korban dilaporkan masih menjalani perawatan di rumah sakit.(CC1)
Editor : Hendra Efison