Bantuan diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan disalurkan ke sejumlah titik pengungsian.
Paket bantuan yang dibawa petugas PLN meliputi sembako, selimut, obat-obatan, perlengkapan bayi, dan kebutuhan harian lainnya.
Penyaluran dilakukan langsung ke lokasi yang terdampak paling parah.
General Manager PLN UID Sumatera Barat menyatakan bahwa bantuan TJSL merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa darurat.
“Di lapangan, kami melihat sendiri bagaimana warga bertahan dengan kondisi terbatas. Bantuan ini kami hadirkan sebagai bagian dari solidaritas kemanusiaan. PLN akan terus ada untuk Sumbar,” ujarnya.
Seorang warga di salah satu posko pengungsian menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima.
Ia menyebut bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pengungsian.
PLN UID Sumbar memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
PLN juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan perangkat nagari untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Menurut PLN, proses penyaluran akan terus dilakukan hingga kondisi wilayah terdampak mulai pulih sepenuhnya.(*)
Editor : Hendra Efison