Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Korban Meninggal Banjir dan Longsor Sumbar Bertambah Jadi 228 Orang, 199 Telah Teridentifikasi

Silvina Fadhilah • Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:00 WIB

Posko DVI Polda Sumbar di Kota Padang.
Posko DVI Polda Sumbar di Kota Padang.
PADEK.JAWAPOS.COM—Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat merilis pembaruan data korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumbar pada Sabtu (6/12/2025) pukul 20.00 WIB.

Total korban meninggal tercatat 228 orang, dengan 199 di antaranya telah berhasil diidentifikasi.

Kasubdiddokpol Polda Sumbar, Eka Purnama Sari, menyampaikan bahwa 29 korban masih dalam proses identifikasi.

Mayoritas identifikasi dilakukan melalui pencocokan data antemortem dan postmortem di posko-posko DVI.

Dari korban teridentifikasi, 101 merupakan laki-laki dan 98 perempuan. Sementara korban yang belum teridentifikasi meliputi 14 laki-laki, 11 perempuan, serta beberapa potongan tubuh yang masih menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.

Posko DVI Padang, yang melibatkan Polresta Padang dan RSUD Rasidin, mencatat seluruh lima korban yang diterima telah teridentifikasi.

RS Bhayangkara Padang menerima 62 jenazah, dengan 37 sudah dikenali dan 25 lainnya masih dalam proses identifikasi, termasuk empat potongan tubuh.

Di Posko DVI Agam, lokasi dengan jumlah korban terbanyak, tercatat 127 jenazah telah diterima.

Sebanyak 123 telah teridentifikasi, terdiri dari 54 laki-laki dan 69 perempuan. Empat korban lainnya masih belum dikenali.

Posko DVI Pasaman Barat melaporkan empat korban meninggal dan seluruhnya sudah teridentifikasi.

Posko DVI Bukittinggi dan Padang Panjang masing-masing menerima 14 dan 16 jenazah, semuanya telah dipastikan identitasnya. Posko DVI Solok Kota tidak menerima korban hingga malam ini.

Selain korban meninggal, 213 orang masih dinyatakan hilang, terdiri atas 97 laki-laki dan 116 perempuan.

Tim gabungan dari kepolisian, Basarnas, BPBD, TNI, dan relawan terus melakukan pencarian di wilayah terdampak.

Polda Sumbar juga melaporkan 20 korban luka yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit: 17 pasien di RSUD Agam, satu pasien di RSUD Padang Panjang, dan dua pasien di RSUD Rasidin Padang.

Proses identifikasi dilakukan sesuai standar DVI internasional dan terus dipantau oleh Pusdokkes Polri.

Polda Sumbar menegaskan identifikasi akan dilanjutkan hingga seluruh korban dapat dikenali dan diserahkan kepada keluarga.

Eka Purnama Sari menyebut mayoritas korban di Posko Agam telah teridentifikasi melalui pencocokan data antemortem dan postmortem.

Tim DVI Polda Sumbar tetap bekerja di seluruh posko utama untuk memastikan pendataan korban berjalan akurat dan terkoordinasi.(CR1)

Editor : Hendra Efison
#bencana Sumatera Barat #DVI Polda Sumbar #korban banjir Sumbar #Identifikasi jenazah Sumbar