Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BMKG Peringatkan Hujan Sedang-Lebat di Sumbar 7–9 Desember 2025, Warga Diminta Waspada

Heri Sugiarto • Minggu, 7 Desember 2025 | 13:50 WIB

Peta dinamika atmosfer global dan regional yang berdampak pada cuaca Indonesia yang disampaikan BMKG pada 4 Desember 2025. (Foto: Dok. BMKG)
Peta dinamika atmosfer global dan regional yang berdampak pada cuaca Indonesia yang disampaikan BMKG pada 4 Desember 2025. (Foto: Dok. BMKG)
PADEK.JAWAPOS.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada 7–9 Desember 2025.

Dalam laporannya yang diterbitkan Minggu (7/12) pukul 08.10 WIB, BMKG menyampaikan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah.

Cuaca 7 Desember 2025

Pada pagi hari, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di Kepulauan Mentawai.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan diprakirakan terjadi di banyak wilayah, disertai potensi hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanahdatar, Padang Panjang, Padangpariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, sementara dini hari berpotensi hujan ringan di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Padang, Pesisir Selatan, dan Sijunjung.

Suhu udara berkisar 18–30°C, kelembaban 70–98 persen, dengan angin bertiup dari selatan hingga barat berkecepatan 4–28 km/jam.

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang–lebat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga sore hari di sejumlah daerah tersebut.

Cuaca 8 Desember 2025

Pada pagi hari, cuaca didominasi berawan, dengan hujan ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang, dan Pesisir Selatan.

Siang hingga sore, hujan ringan diprakirakan merata di banyak wilayah, dengan potensi hujan sedang–lebat di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanahdatar, Padangpanjang, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Limapuluh Kota, Kabupaten Solok, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dan dini hari berpotensi hujan ringan di Kepulauan Mentawai, Padang, dan Pesisir Selatan.

Suhu udara berada pada kisaran 17–30°C dengan kelembaban 70–98 persen. Angin bertiup dari selatan ke barat dengan kecepatan 4–24 km/jam.

Peringatan dini kembali disampaikan terkait potensi hujan sedang–lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang untuk wilayah tersebut.

Cuaca 9 Desember 2025

Pada pagi hari, cuaca diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan di Kepulauan Mentawai. Siang hingga sore diprediksi berawan hingga hujan ringan di sebagian besar wilayah.

Pada malam hari, sejumlah daerah seperti Pasaman Barat, Tanah Datar, Pasaman, Sijunjung, dan Dharmasraya berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

Sementara pada dini hari, hujan ringan dapat terjadi di Kepulauan Mentawai, Limapuluh Kota, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Suhu udara berkisar 18–30°C, kelembaban 68–98 persen, dengan angin bertiup dari selatan hingga barat berkecepatan 4–30 km/jam.

BMKG mengimbau kewaspadaan atas potensi cuaca ekstrem pada siang hingga sore di beberapa wilayah tersebut.

BMKG Minangkabau mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca, terutama hujan lebat yang berpotensi menimbulkan banjir, longsor, atau gangguan aktivitas harian. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi BMKG.

Sebelumnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, memaparkan bahwa dinamika atmosfer berskala global, regional, dan lokal yang tengah aktif seperti Gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin, dan Madden–Julian Oscillation (MJO) masih berkontribusi pada dominasi hujan di banyak wilayah Indonesia.

Aktivitas gelombang atmosfer tersebut terutama memperkuat pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Selain itu, Bibit Siklon Tropis 93W di timur Filipina turut memberi dampak tidak langsung pada peningkatan hujan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Cuaca Ekstrem Sumbar #Cuaca Desember 2025 BMKG #Prakiraan Cuaca Sumbar #Peringatan Dini BMKG #bmkg sumbar #Hujan lebat Sumatera Barat