Lagi-lagi hal ini dipicu akibat kecelakaan tunggal sebuah truk di kawasan Panorama I, Sitinjaulauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang.
Kecelakaan yang dikenal dengan istilah truk rebah kuda tersebut terjadi pada Minggu malam (21/12/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.
Hingga Senin pagi, kendaraan belum sepenuhnya terevakuasi sehingga menghambat kelancaran lalu lintas di jalur tanjakan tersebut.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Padang, Iptu Aria Azhari, mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi sejak pagi hari.
Pada pukul 06.30 WIB, arus kendaraan diberlakukan sistem buka tutup dari kedua arah.
“Untuk arus lalu lintas dari truk yang mengalami rebah kuda semalam, kami berlakukan buka tutup jalur, baik dari arah Padang ke Solok maupun sebaliknya,” ujar Aria Azhari.
Ia menjelaskan, kondisi jalan di Panorama I yang sempit dan curam membuat truk yang terguling memakan sebagian badan jalan.
Akibatnya, kendaraan tidak dapat melintas dua arah secara bersamaan.
Kepadatan arus juga terpantau dari arah Solok menuju Padang.
Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, menyebut volume kendaraan meningkat akibat adanya hambatan fisik di titik Panorama I.
Pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk tetap waspada, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas selama melintas di jalur tersebut.(cc1)
Editor : Hendra Efison