Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Gubernur Sumbar Terima Penghargaan Pembina Produktivitas dari Menaker RI

Putra Susanto • Senin, 22 Desember 2025 | 17:05 WIB
APRESIASI: Direktur RSIA Permata Bunda, Solok, dr. Vyola Regina, M.Kes, ketika menerima penghargaan Paramakarya Award 2025 dari Menteri Tenaga Kerja RI Yassierli, baru-baru ini. (FIRDAUS FOR PADEK)
APRESIASI: Direktur RSIA Permata Bunda, Solok, dr. Vyola Regina, M.Kes, ketika menerima penghargaan Paramakarya Award 2025 dari Menteri Tenaga Kerja RI Yassierli, baru-baru ini. (FIRDAUS FOR PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendorong peningkatan produktivitas tenaga kerja kembali mendapat pengakuan nasional.

Gubernur Sumbar H. Mahyeldi dianugerahi Penghargaan Pembina Produktivitas oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas konsistensi dan dukungan kuat Gubernur Mahyeldi dalam membangun iklim ketenagakerjaan yang produktif dan berdaya saing di Sumatera Barat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar, Firdaus Firman, mengatakan penghargaan itu diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mewakili gubernur.

“Penghargaan diserahkan dalam ajang Naker Inspirational Leadership Award 2025 di Balai Kartini, Jakarta, pada 8 Desember lalu, langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan,” ujar Firdaus di Padang, Senin (22/12).

Pada ajang yang sama, Paramakarya Award, sebuah penghargaan tertinggi nasional di bidang produktivitas juga diraih RSIA Permata Bunda Solok.

Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menunjukkan keunggulan produktivitas secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan.

Firdaus menjelaskan, penilaian Paramakarya meliputi berbagai indikator strategis, mulai dari kepemimpinan, perencanaan strategis, pengembangan SDM dan organisasi, fokus pada pelanggan dan pasar, hingga manajemen proses kerja.

Sebelumnya, RSIA Permata Bunda Solok maju sebagai kandidat Paramakarya setelah pada 2024 terpilih sebagai salah satu dari enam perusahaan unggulan dalam Anugerah Sidhakarya Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Peningkatan produktivitas tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja. Produktivitas meningkat, kesejahteraan buruh pun ikut terangkat. Itu harapan kita bersama,” tutup Firdaus. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#penghargaan #Yassierli #menaker ri #Mahyeldi