Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.50 WIB itu menyebabkan material pasir putih jatuh ke aliran sungai Ngarai Sianok.
Kapolsek IV Koto, AKP Fitrianto, mengatakan longsor tersebut bukan kejadian pertama di lokasi yang sama.
“Menurut informasi dari Wali Jorong Guguak Tinggi, Bapak Djasman, longsor sudah terjadi berulang selama sekitar sepuluh hari terakhir,” ujar AKP Fitrianto, Kamis malam.
Ia menjelaskan, material longsor tidak menghambat arus sungai dan titik kejadian berada jauh dari permukiman warga.
“Tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.
Meski demikian, kepolisian mengimbau masyarakat dan pengunjung agar berhati-hati beraktivitas di sekitar lokasi karena kondisi tanah masih labil.
“Hingga saat ini kami terus memantau situasi dan meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama di radius dekat titik longsor,” tutup AKP Fitrianto.
Pemantauan dan upaya mitigasi dilakukan bersama perangkat nagari untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar Ngarai Kaluang dan aliran Sungai Ngarai Sianok. (CC1)
Editor : Hendra Efison