Peristiwa tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang terjadi hampir sepanjang satu bulan terakhir di wilayah tersebut.
Wali Jorong Guguak Tinggi, Dasman, mengatakan longsor terjadi berulang di beberapa titik dan puncaknya berlangsung pada Kamis lalu.
“Peristiwa longsor ini dipicu hujan yang cukup intens dalam sebulan terakhir. Beberapa waktu terakhir longsor cukup sering terjadi di beberapa titik,” ujar Dasman, Sabtu (3/1/2026).
Ia menjelaskan, lokasi longsor berada sekitar 1,5 kilometer dari permukiman warga sehingga tidak berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian longsor tersebut,” katanya.
Menurut Dasman, karena jarak tebing dengan permukiman cukup jauh, tidak dilakukan evakuasi maupun pengungsian warga.
Ia menambahkan pihak jorong telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kondisi tebing di kawasan Ngarai Sianok.
“Kami juga mengingatkan warga, terutama yang bertani atau berkebun di sekitar tebing, agar tidak mendekati bibir ngarai dan tetap meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya. (rna)
Editor : Hendra Efison