Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Penumpang Kereta Api di Sumbar Naik 3,8 Persen selama Angkutan Nataru 2025–2026

Hendra Efison • Senin, 5 Januari 2026 | 09:51 WIB

Suasana di Stasiun Padang, Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur.
Suasana di Stasiun Padang, Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur.
PADEK.JAWAPOS.COM—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat mencatat peningkatan jumlah penumpang selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, total penumpang kereta api di wilayah operasional Divre II Sumbar mencapai 123.408 orang.

Jumlah tersebut meningkat 3,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang mencatat 118.898 penumpang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa peningkatan volume penumpang didorong oleh sejumlah faktor, di antaranya penambahan frekuensi perjalanan kereta api, peningkatan kapasitas tempat duduk, serta tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.

“Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api terus meningkat. Masyarakat kini semakin sadar bahwa kereta api merupakan solusi transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Reza.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus menegaskan komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan.

Selama masa Nataru tersebut, lima stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi yakni Stasiun Padang sebanyak 31.746 penumpang, Stasiun Pariaman 23.845 penumpang, Stasiun Air Tawar 11.691 penumpang, Stasiun Naras 7.525 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung 7.066 penumpang.

Sementara itu, lima stasiun kedatangan dengan volume penumpang tertinggi adalah Stasiun Padang 33.852 penumpang, Stasiun Pariaman 24.526 penumpang, Stasiun Air Tawar 10.156 penumpang, Stasiun Naras 8.074 penumpang, dan Stasiun BIM 6.768 penumpang.

Dari sisi On Time Performance (OTP), KAI Divre II Sumbar mencatatkan kinerja yang membanggakan. Tingkat ketepatan waktu kedatangan kereta penumpang selama masa Nataru 2025 mencapai 99,60 persen, sementara ketepatan waktu keberangkatan berada di angka 99,80 persen.

Reza menyebutkan, capaian tersebut didukung oleh peningkatan mutu operasional secara menyeluruh, termasuk perawatan sarana dan prasarana. Ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama transportasi kereta api karena bebas dari hambatan lalu lintas.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Tiket dapat dibeli sejak H-7 keberangkatan, sehingga pelanggan dapat mengamankan tiket lebih awal.

Selain itu, KAI masih menyediakan layanan loket go-show di stasiun yang dibuka tiga jam sebelum keberangkatan kereta api selama tiket masih tersedia.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan di seluruh aspek, baik di stasiun maupun di atas kereta. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas kami demi mewujudkan transportasi massal yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Reza. (*)

Editor : Adetio Purtama
#kereta api #sumbar #penumpang #pt kai divre 2 sumbar #Angkutan Nataru 2025 2026