Bantuan diterima langsung oleh Gubernur Mahyeldi di Istana Gubernur Sumatera Barat, Kota Padang, Minggu (11/1/2026).
Bantuan tersebut terdiri atas Rp2,5 miliar dari APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025 serta Rp2,06 miliar donasi masyarakat Batam.
“Seperti yang disampaikan kepada masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana, bahwa kami tidak sendiri. Hari ini hal itu terbukti, masyarakat Batam hadir menunjukkan rasa persaudaraan dan solidaritas kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Ia menyampaikan bahwa dukungan tersebut menjadi penguat bagi pemerintah dan masyarakat dalam percepatan pemulihan pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan seluruh masyarakat Kota Batam. Salam dari kami untuk Batam,” katanya.
Penyerahan bantuan dari Pemko Batam dipimpin Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin dan Sekda Firmansyah yang mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad serta Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
“Bantuan ini adalah wujud empati dan kebersamaan masyarakat Batam terhadap saudara-saudara kita di Sumatera Barat,” kata Firmansyah.
Hingga 31 Desember 2025, total dana kemanusiaan yang dihimpun Pemko Batam mencapai Rp14.074.230.409.
Dana tersebut bersumber dari APBD Kota Batam sebesar Rp7,5 miliar dan donasi masyarakat sebesar Rp6.574.230.409.
Seluruh dana telah disalurkan ke tiga provinsi di Sumatera, dengan Sumbar sebagai penyaluran terakhir.
Selain bantuan dari Pemko Batam, sejumlah paguyuban dan institusi juga menyalurkan donasi secara mandiri.
PLN Batam, misalnya, menyalurkan total Rp5,2 miliar dalam dua tahap, yakni Rp2,7 miliar berupa barang dan Rp2,5 miliar yang terdiri atas Rp1,5 miliar tunai dan Rp1 miliar dalam bentuk barang. (yud)
Editor : Hendra Efison