Para relawan sebelumnya diterjunkan untuk memperbaiki jaringan terdampak, mengganti material rusak, menormalkan gardu distribusi, serta memastikan suplai listrik kembali aman bagi pelanggan dan fasilitas layanan publik.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan apresiasi atas tugas yang telah dituntaskan. “Rekan-rekan relawan telah menunjukkan pengabdian tinggi dalam membantu pemulihan kelistrikan di Aceh. Kami berterima kasih atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan,” ujarnya, Senin (12/1/2026).
Ajrun Karim juga menyinggung salah satu personel yang ikut bertugas meski rumahnya di Sumatera Barat terdampak banjir.
“Salah satu anggota tim tetap berangkat menjalankan tugas meskipun situasi pribadinya tidak mudah. Kami menghormati komitmen tersebut,” katanya.
PLN menyebut pengiriman relawan akan berlanjut sesuai kebutuhan daerah terdampak. Ajrun menegaskan kesiapan personel dan peralatan untuk dukungan tambahan.
“PLN akan terus memastikan keandalan sistem kelistrikan dan mendukung pemulihan di wilayah yang membutuhkan,” ucapnya.
PLN UID Sumbar juga menggelar penyambutan internal bagi tim yang kembali dari penugasan.
Prosesi tersebut dihadiri jajaran manajemen sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan tugas pemulihan kelistrikan di Aceh.
Keberangkatan dan kepulangan tim relawan merupakan bagian dari upaya PLN memastikan layanan energi segera normal di wilayah terdampak bencana, termasuk sektor ekonomi, layanan kesehatan, dan fasilitas umum.(*)
Editor : Hendra Efison