Kegiatan tersebut melibatkan General Manager PLN UID Sumbar, senior manager, perwakilan UP3 Padang, UP3 Bukittinggi, UP2D Sumbar, serta manajemen UP 4 PLN ES.
Apel ini menjadi momentum penguatan komitmen PLN UID Sumbar dalam membangun budaya kerja yang aman dan sehat sesuai tema Bulan K3 Nasional 2026: “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Baca Juga: Prediksi Chelsea vs Arsenal di Carabao Cup: Misi Arteta Tebus Luka, Rosenior Jalani Ujian Perdana
Menyampaikan amanat Menteri Ketenagakerjaan, General Manager PLN UID Sumbar menegaskan bahwa penerapan K3 harus menjadi nilai utama di seluruh aktivitas kerja.
“K3 bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan nilai. Nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat, bahwa produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan, dan bahwa ini adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh insan PLN menjadikan Bulan K3 sebagai momentum memperkuat komitmen, memperbaiki sistem, dan membangun budaya kerja yang lebih aman.
PLN UID Sumbar juga menyoroti penguatan pengelolaan K3 melalui lima prioritas aksi, meliputi kepatuhan standar dan regulasi, transformasi layanan berbasis digital, pendekatan promotif dan preventif, peningkatan kompetensi SDM K3, serta optimalisasi pengawasan berbasis data.
Penerapan K3 di internal PLN UID Sumbar diperkuat melalui Sistem Manajemen K3 (SMK3), mulai dari identifikasi bahaya, pengendalian risiko, hingga evaluasi berkelanjutan melalui budaya saling mengingatkan dan kepemimpinan keselamatan.
Melalui apel ini, PLN UID Sumbar mengajak seluruh pegawai dan mitra kerja menjadikan K3 sebagai prioritas utama untuk menjaga keselamatan kerja sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Sumatera Barat.(*)
Editor : Hendra Efison