PADEK.JAWAPOS.COM—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk tujuh kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (19/1/2026).
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Sumbar diprakirakan didominasi berawan, dengan beberapa daerah terpantau mengalami udara kabur hingga kabut atau asap.
Kondisi udara kabur ini perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi jarak pandang, terutama pada pagi dan malam hari. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara maupun melakukan aktivitas di luar ruangan.
BMKG memprediksi cuaca berawan terjadi di sejumlah daerah, seperti Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pariaman. Sementara itu, Kota Padang dan Kota Solok diprakirakan mengalami kondisi udara kabur.
Di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, kondisi cuaca juga terpantau berawan. Sejak pagi hari, aktivitas masyarakat sudah mulai meningkat, terutama di jalur By Pass yang terlihat padat oleh kendaraan warga yang berangkat bekerja maupun mengantar anak ke sekolah.
Aktivitas luar ruang masyarakat tetap berlangsung, mulai dari olahraga ringan seperti jalan sehat, jogging, bersepeda, hingga senam bersama. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca dan menjaga keselamatan selama beraktivitas.
Berikut rincian prakiraan cuaca di tujuh kota di Sumatera Barat:
- Kota Padang: Udara kabur, suhu 21–28 derajat Celcius, kelembapan 64–90 persen
- Kota Solok: Udara kabur, suhu 19–27 derajat Celcius, kelembapan 57–96 persen
- Kota Sawahlunto: Berawan, suhu 22–29 derajat Celcius, kelembapan 57–95 persen
- Kota Padang Panjang: Berawan, suhu 19–25 derajat Celcius, kelembapan 61–99 persen
- Kota Bukittinggi: Berawan, suhu 17–25 derajat Celcius, kelembapan 57–99 persen
- Kota Payakumbuh: Berawan, suhu 20–27 derajat Celcius, kelembapan 57–95 persen
- Kota Pariaman: Berawan, suhu 25–30 derajat Celcius, kelembapan 62–94 persen
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisis teknologi permodelan prediksi cuaca berbasis komputer atau Numerical Weather Prediction (NWP). Oleh karena itu, kondisi cuaca di lapangan masih dapat berubah sewaktu-waktu dipengaruhi berbagai faktor atmosfer. (cr8)
Editor : Adetio Purtama