Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan kunjungan Menteri PU dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Januari 2026.
Menurut Mahyeldi, peninjauan difokuskan pada infrastruktur terdampak bencana serta proyek strategis yang telah diusulkan pemerintah daerah untuk didukung anggaran pemerintah pusat.
“Selama di Sumbar Menteri PU akan meninjau ruas jalan terdampak bencana seperti di Malalak dan Lembah Anai,” ujar Mahyeldi.
Selain itu, Menteri PU juga dijadwalkan meninjau ruas jalan Payakumbuh–Sitangkai serta kawasan Pasar Payakumbuh.
Mahyeldi menilai kunjungan tersebut menjadi momentum percepatan penanganan infrastruktur vital yang berkaitan langsung dengan konektivitas dan pergerakan ekonomi masyarakat.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pemerintah pusat akan membangun kembali seluruh infrastruktur rusak akibat bencana dengan prinsip build back better.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo, infrastruktur terdampak bencana tidak hanya diperbaiki, tetapi dibangun lebih baik dan lebih aman,” kata Dody.
Selain penanganan pascabencana, Dody menyampaikan rencana peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi di Sumatera Barat.
Langkah itu dilakukan untuk menjamin kelancaran arus logistik dan distribusi pangan antarwilayah.
Untuk mendukung rencana tersebut, Menteri PU menginstruksikan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) segera melakukan survei lapangan di titik-titik prioritas.
“Kunjungan ini untuk memastikan peningkatan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Dody.
Turut hadir dalam penyambutan Anggota DPR RI Andre Rosiade, Bupati Padangpariaman John Kenedi Aziz, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Naryo Widodo, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto. (*)
Editor : Hendra Efison