Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Sumbar 29 Januari-1 Februari 2026, Ini Sebaran Wilayahnya Menurut BMKG

Randi Zulfahli • Rabu, 28 Januari 2026 | 12:31 WIB

Ilustrasi gelombang tinggi laut.
Ilustrasi gelombang tinggi laut.
PADEK.JAWAPOS.COM—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk wilayah perairan Sumatera Barat dalam rentang waktu 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

Prakiraan tersebut mencakup potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter disertai hujan petir di sejumlah kawasan perairan.

Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG pada Rabu (28/1/2026), kondisi cuaca maritim pada periode 29-30 Januari 2026 pukul 07.00 WIB diprakirakan didominasi langit berawan tebal hingga hujan petir.

Perairan Pesisir Selatan dan wilayah barat Pulau Siberut berpotensi mengalami hujan disertai petir. Sementara intensitas hujan ringan diprediksi mengguyur perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, serta kawasan timur dan barat Kepulauan Mentawai meliputi Siberut, Sipora, dan Pagai.

Angin diprakirakan bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan berkisar 4 hingga 14 knot. Kondisi gelombang laut berada pada kategori sedang hingga tinggi.

Gelombang setinggi 2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, Pesisir Selatan, dan timur Siberut. Sementara gelombang lebih tinggi mencapai 4 meter berpotensi terbentuk di perairan timur Sipora, timur Pagai, serta kawasan barat Siberut, Sipora, dan Pagai.

Memasuki periode 30-31 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, prakiraan cuaca masih menunjukkan kondisi berawan tebal hingga hujan petir. Hujan disertai petir diprediksi terjadi di perairan timur dan barat Pulau Pagai.

Hujan ringan diperkirakan turun di hampir seluruh wilayah perairan Sumatera Barat, termasuk Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, Pesisir Selatan, hingga kawasan Kepulauan Mentawai.

Angin pada periode ini akan bertiup dari arah barat laut dan barat dengan kecepatan 5 hingga 12 knot. Kondisi gelombang laut berada pada kategori sedang dengan tinggi mencapai 2,5 meter di seluruh kawasan perairan Agam-Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, Pesisir Selatan, serta timur dan barat Kepulauan Mentawai.

Pada periode terakhir prakiraan, 31 Januari hingga 1 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca diprakirakan berawan tebal dengan intensitas hujan ringan. Seluruh wilayah perairan Sumatera Barat berpotensi diguyur hujan ringan. Angin akan bertiup dari barat laut dengan kecepatan 4 hingga 12 knot.

Kondisi gelombang laut pada periode ini berada pada kategori rendah hingga sedang. Gelombang setinggi 2,5 meter diprediksi terjadi di perairan Pesisir Selatan serta kawasan timur dan barat Kepulauan Mentawai yang mencakup Siberut, Sipora, dan Pagai.

BMKG Maritim Teluk Bayur juga merilis prediksi pasang surut air laut untuk tanggal 29 Januari 2026. Air laut diprakirakan pasang pada pukul 01.00-04.00 WIB dan 13.00-18.00 WIB. Sementara waktu surut diperkirakan terjadi pada pukul 22.00-00.00 WIB dan 07.00-09.00 WIB.

Masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas maritim, diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Pihak BMKG menekankan pentingnya memastikan kondisi cuaca mendukung sebelum melakukan aktivitas di laut demi keamanan dan kenyamanan.

Informasi prakiraan cuaca maritim selengkapnya dapat diakses melalui situs resmi BMKG Maritim di https://maritim.bmkg.go.id. Prakiraan ini berlaku mulai 29 Januari 2026 pukul 07.00 WIB dan diperbarui secara berkala sesuai kondisi cuaca terkini. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#waspada gelombang tinggi #Perairan Sumbar