Penegasan tersebut ia sampaikan saat mengikuti kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke fasilitas produksi PT Semen Padang serta lokasi terkait program rehabilitasi pascabencana.
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau kesiapan industri nasional dalam mendukung penyediaan hunian yang cepat, aman, dan berkualitas bagi warga terdampak.
Dalam kesempatan itu, Nevi menilai teknologi konstruksi modular seperti SEPABLOCK dapat memangkas waktu pembangunan tanpa mengurangi standar keamanan bangunan.
“Negara harus hadir secara cepat dan tepat bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Inovasi seperti SEPABLOCK dapat membantu mempercepat pembangunan hunian tetap, sekaligus memastikan kualitas dan ketahanannya,” ujar Nevi Zuairina.
Dukungan DPR RI dan Pemerintah untuk Akselerasi Huntap
Nevi juga mengapresiasi sinergi antara DPR RI, pemerintah, BUMN, dan para pelaksana lapangan dalam proses pemulihan wilayah terdampak bencana.
Ia menegaskan bahwa Komisi VI akan terus mengawal agar pembangunan hunian tetap berjalan sesuai rencana dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Kami di Komisi VI akan memastikan program ini terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan rasa aman bagi warga. Pemulihan tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga membangun kembali harapan masyarakat,” kata Nevi.
Selain meninjau fasilitas produksi, rangkaian kunjungan Komisi VI DPR RI turut mencakup pemantauan program hunian sementara yang telah disalurkan kepada sebagian warga terdampak di wilayah Sumatera Barat.
Nevi melihat langkah tersebut sebagai bagian penting dari transisi menuju hunian permanen yang lebih layak bagi masyarakat.
Dalam penutupannya, Nevi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemanfaatan produk dalam negeri dan inovasi industri nasional dalam proyek rehabilitasi pascabencana.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan BUMN demi percepatan pemulihan di kawasan terdampak.
“Ke depan, Saya di Komisi VI DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan produk dalam negeri dan inovasi industri nasional dalam proyek-proyek rehabilitasi pascabencana, sekaligus memastikan koordinasi lintas kementerian dan BUMN berjalan optimal demi percepatan pemulihan,” ungkap Nevi Zuairina.(*)
Editor : Heri Sugiarto