Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

BMKG Maritim Teluk Bayur Prediksi Gelombang Capai 2,5 Meter di Perairan Sumbar 8-11 Februari 2026

Randi Zulfahli • Minggu, 8 Februari 2026 | 12:47 WIB

Ilustrasi gelombang laut.
Ilustrasi gelombang laut.
PADEK.JAWAPOS.COM—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di wilayah perairan Sumatera Barat.

Berdasarkan prakiraan yang berlaku mulai 8 Februari hingga 11 Februari 2026, masyarakat diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi serta perubahan cuaca ekstrem.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu tiga hari ke depan, tinggi gelombang di sejumlah titik diperkirakan mencapai 2,5 meter.

“Situasi ini masuk dalam kategori gelombang rendah hingga sedang yang patut diantisipasi oleh pelaku aktivitas maritim,” ujar Sahat, Minggu (8/2/2026).

Pada periode awal, yakni 8 hingga 9 Februari 2026, kondisi cuaca didominasi oleh awan hingga hujan ringan. Potensi hujan ringan diprediksi melanda perairan Agam - Pasaman Barat, Padang-Padangpariaman, serta Pesisir Selatan.

Selain intensitas hujan, BMKG juga memberikan catatan khusus mengenai potensi kabut yang dapat mengganggu jarak pandang di wilayah Timur Siberut, Timur Sipora, dan Barat Siberut.

Memasuki tanggal 9 hingga 10 Februari, skala kabut diperkirakan meluas hingga ke perairan Agam - Pasaman Barat dan Pesisir Selatan.

Namun, perubahan berarti terjadi pada periode 10 hingga 11 Februari 2026. Sahat menyebutkan adanya potensi hujan petir yang merata di hampir seluruh wilayah perairan, mulai dari pesisir daratan utama hingga seluruh sisi Kepulauan Mentawai (Siberut, Sipora, dan Pagai).

Selama periode empat hari tersebut, potensi gelombang mencapai 2,5 meter diprediksi terus-menerus terjadi di wilayah Pesisir Selatan, Timur Pagai, Barat Siberut, Barat Sipora, dan Barat Pagai.

Kecepatan angin diperkirakan bertiup secara bertahap, mulai dari 1-7 knots pada hari pertama dan meningkat hingga 5-11 knots dari arah Barat Laut ke Barat pada hari terakhir periode prakiraan.

Bagi masyarakat pesisir dan nelayan, BMKG juga merilis jadwal pasang surut air laut khusus untuk tanggal 8 Februari 2026.

Pasang air laut diprediksi terjadi pada pukul 08.00 - 12.00 WIB dan kembali naik pada malam hari pukul 21.00 - 23.00 WIB. Sementara itu, kondisi surut diperkirakan berlangsung pada pukul 15.00 - 17.00 WIB serta dini hari pukul 03.00 - 05.00 WIB.

Pihak BMKG mengimbau pengguna jasa transportasi laut dan nelayan untuk selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi maritim.bmkg.go.id guna memastikan keamanan selama beraktivitas di laut. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#Gelombang #teluk bayur #Perairan Sumbar #BMKG Maritim Teluk Bayur