Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Kesembilan Operasi Keselamatan Singgalang 2026: 56 Kecelakaan dan 9 Tewas

Randi Zulfahli • Rabu, 11 Februari 2026 | 12:35 WIB

Photo
Photo
PADEK.JAWAPOS.COM—Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat merilis data terbaru terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 yang memasuki hari kesembilan.

Hingga Selasa (10/2/2026), tercatat sebanyak 56 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Sumbar.

Kepala Posko Operasi Keselamatan Singgalang 2026, Iptu Afrizal Sahar menjelaskan, operasi berlangsung selama 14 hari terhitung sejak Senin (2/2/2026) sampai Minggu (15/2/2026). 

Operasi tersebut digelar sebagai upaya menciptakan kondisi aman dan tertib jelang arus mudik Lebaran.

"Selama proses operasi, kami telah melakukan kegiatan edukasi dan himbauan agar masyarakat tertib berlalu lintas," ujar Iptu Afrizal Sahar, Rabu (11/2/2026).

Dari 56 kejadian kecelakaan lalu lintas yang tercatat, sebanyak 9 orang meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat, dan 87 orang lainnya menderita luka ringan. 

"Angka ini menjadi pengingat serius bagi seluruh pengguna jalan raya untuk meningkatkan kewaspadaan," tegasnya.

Berdasarkan jenis kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, sepeda motor mendominasi dengan jumlah 71 unit. Disusul mobil penumpang sebanyak 13 unit, mobil barang 13 unit, bus 1 unit, dan kendaraan tidak bermotor 2 unit.

Selain mencatat data kecelakaan, Ditlantas Polda Sumbar juga aktif melakukan penindakan terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas. 

Hingga hari kesembilan operasi, sebanyak 224 pelanggaran ditindak melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sementara 436 pelanggaran lainnya ditindak secara manual.

Petugas juga memberikan 3.723 teguran kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran ringan. Penindakan terhadap kendaraan pribadi yang dioperasikan sebagai angkutan umum (travel) mencapai 47 kasus, sedangkan pelanggaran terkait over dimension dan over loading tercatat 10 kasus.

"Kepada warga masyarakat yang sudah tertib berlalu lintas, kami mengucapkan terima kasih. Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati dan tidak mengabaikan aturan lalu lintas," kata Iptu Afrizal.

Pihak Ditlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pengguna jalan. Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna menekan angka kecelakaan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan atau yang mengemudikan kendaraan bermotor agar selalu berhati-hati saat mengemudi," pungkas Iptu Afrizal Sahar.

Operasi Keselamatan Singgalang 2026 akan terus berlangsung hingga 15 Februari mendatang sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan akan meningkat tajam. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
#Ditlantas Polda Sumbar #operasi keselamatan singgalang 2026 #kecelakaan