Sekolah ini dirancang untuk menampung hingga 3.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA dengan fasilitas asrama, makan, seragam, dan perlengkapan belajar lengkap. Nilai investasi diperkirakan antara Rp250 hingga Rp 300 miliar.
“Lokasinya strategis, tim kami segera melakukan survei lapangan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana,” kata Dirut Nidya Karya saat meninjau lokasi, Kamis (19/2/2026).
Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin, miskin ekstrem, dan hampir miskin, yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.
"Sekolah ini bukti negara hadir. Siswa akan tinggal di lingkungan asrama yang aman, teratur, dan terkontrol, sekaligus mendapatkan pendidikan gratis 100 persen," kata COO Danantara, Dony Oskaria saat kunjungan ke kampung halamannya Tanjung Alam, Kamis (19/2/2026).
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif nasional dengan target membangun 500 unit sekolah yang dapat menampung total 1,5 juta siswa di seluruh Indonesia.
Saat ini, 166 unit telah beroperasi, menyediakan pendidikan gratis lengkap dengan fasilitas asrama bagi anak-anak kurang mampu di berbagai daerah.
Selain membangun sekolah, pemerintah juga akan merenovasi masjid raya Tanjung Alam, memperbaiki pasar tradisional serta balato adat.
"Semua ini diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi lokal serta mendukung kehidupan sosial dan budaya masyarakat," kata Dony.(*)
Editor : Heri Sugiarto