Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bus PO Palala Tabrak Truk Batu Bara di Jalinsum Sijunjung, Sopir Gagal Menyalip, Seluruh Penumpang Selamat

Randi Zulfahli • Minggu, 22 Februari 2026 | 22:23 WIB

Kecelakaan antara bus Palala dan truk batu bara terjadi di Jalinsum, tepatnya di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Minggu (22/2/2026).
Kecelakaan antara bus Palala dan truk batu bara terjadi di Jalinsum, tepatnya di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Minggu (22/2/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit bus dan truk batu bara terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Jorong Batang Dikat, Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kasatlantas Polres Sijunjung, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, yang menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan awal di lapangan.

Kecelakaan bermula ketika bus PO Palala bernomor polisi BA 7011 PU yang dikemudikan Ujang (54) melaju dari arah Solok menuju Kiliran Jao dengan kecepatan sedang.

Saat memasuki lokasi kejadian, di depan bus terdapat sebuah truk batu bara yang tidak diketahui identitasnya.

Pengemudi bus diketahui berupaya mendahului truk tersebut dengan meningkatkan kecepatan kendaraan, namun manuver penyalipan itu terhambat oleh kendaraan lain dari arah berlawanan yang juga melaju dengan kecepatan tinggi.

Dalam kondisi ruang gerak terbatas dan jarak yang semakin sempit, bus PO Palala akhirnya menabrak bagian belakang truk batu bara yang berada tepat di depannya.

“Pengemudi dan seluruh penumpang bus Palala dilaporkan tidak mengalami luka-luka dalam peristiwa ini,” ujar Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Minggu malam.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kedua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan akibat benturan yang terjadi di ruas jalan lintas antarprovinsi tersebut.

Pihak kepolisian memastikan kejadian ini tidak berlanjut ke proses hukum, setelah kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan melalui jalur kekeluargaan.

Pengemudi bus yang diketahui berasal dari Jorong Pariangan, Tanahdatar, bersama pihak truk batu bara memilih berdamai tanpa melanjutkan perkara ke ranah hukum.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian saat berkendara di Jalinsum yang kerap dilintasi kendaraan berat, terutama ketika hendak melakukan manuver penyalipan dalam kondisi lalu lintas dua arah dengan jarak pandang terbatas.(*)

Editor : Hendra Efison
#bus PO Palala #kecelakaan Jalinsum Sijunjung #tabrak truk batu bara #polres sijunjung