Kondisi tersebut terpantau di kawasan pasar ikan Pasar Raya Padang, Kamis (5/3/2026), di mana sejumlah lapak pedagang yang biasanya dipenuhi berbagai jenis ikan segar terlihat lebih lengang dari hari-hari sebelumnya.
Minimnya hasil tangkapan nelayan menyebabkan pasokan ikan yang masuk ke pasar berkurang, sehingga pedagang hanya memperoleh stok dalam jumlah terbatas untuk dijual kepada masyarakat.
Salah seorang pedagang ikan di Pasar Raya Padang, Ilham (36), mengatakan nelayan lokal sedang mengalami kesulitan menangkap ikan karena kondisi laut yang dipengaruhi cahaya bulan yang terang.
“Sekarang pasokan ikan dari nelayan seadanya saja. Nelayan kita sedang kesulitan menangkap ikan di laut karena cuaca sedang terang bulan,” ujar Ilham saat ditemui di sela aktivitas berdagang.
Secara teknis, fenomena terang bulan atau bulan purnama menyebabkan ikan cenderung menyebar di laut dan tidak berkumpul di satu titik seperti biasanya.
Kondisi tersebut membuat alat bantu lampu yang digunakan nelayan untuk menarik perhatian ikan menjadi kurang efektif, sehingga jumlah tangkapan yang diperoleh nelayan menurun secara signifikan.
Selain kendala pasokan, pedagang juga mengeluhkan rendahnya daya beli masyarakat yang menyebabkan aktivitas jual beli di pasar ikan tidak seramai yang diharapkan selama Ramadan.
Ilham menyebut harga sejumlah jenis ikan masih berada pada kisaran standar meskipun pasokan terbatas, karena permintaan dari pembeli juga tidak mengalami peningkatan yang signifikan.
Saat ini, ikan tongkol dijual dengan harga sekitar Rp35.000 per kilogram, sedangkan ikan taneman dan sisiak tuna dipatok pada harga Rp70.000 per kilogram.
Sementara itu, untuk jenis ikan gambolo aceh dan ikan sarai, pedagang menjualnya dengan harga sekitar Rp50.000 per kilogram.
Menurut Ilham, dalam kondisi normal kelangkaan pasokan biasanya memicu lonjakan harga di tingkat pedagang.
Baca Juga: Pengedar Sabu Ditangkap di Guguak Limapuluh Kota, Polisi Amankan Timbangan Digital
Namun dalam situasi saat ini, harga ikan tidak mengalami kenaikan tajam karena permintaan pembeli juga sedang menurun.
“Harga ikan sangat bergantung pada jumlah pasokan dan permintaan pembeli. Jika pasokan susah didapat tapi pembeli juga sedang sepi, maka harga akan tetap di angka standar,” jelasnya.
Para pedagang memprediksi kondisi pasokan ikan yang terbatas ini masih akan berlangsung selama beberapa hari ke depan hingga siklus bulan kembali berubah.
Selama periode tersebut, masyarakat yang berbelanja ke Pasar Raya Padang kemungkinan tidak akan menemukan variasi ikan laut sebanyak biasanya.
Meski demikian, kebutuhan protein masyarakat selama Ramadan diperkirakan masih dapat dipenuhi melalui alternatif lain seperti ikan air tawar atau daging ayam yang ketersediaannya relatif lebih stabil di pasar.
Pedagang berharap kondisi cuaca segera kembali normal sehingga hasil tangkapan nelayan meningkat dan aktivitas perdagangan ikan di Pasar Raya Padang kembali berjalan seperti biasanya menjelang Idulfitri.(*)
Editor : Hendra Efison