Program ini digelar di sejumlah wilayah Sumatera Barat, dengan kegiatan simbolis di rumah Yurhaini (66) di Jalan Jati Kampung Baru, Kota Padang.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Muhibuddin, jajaran PLN UID Sumbar, serta sejumlah pejabat daerah sebagai bentuk dukungan kolaborasi antarinstansi dalam menghadirkan layanan energi bagi masyarakat.
Program Light Up The Dream merupakan inisiatif pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sambungan listrik secara gratis.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Muhibuddin menyatakan dukungannya terhadap program pemerataan akses listrik tersebut.
“Kami dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan pemerataan keadilan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang rumahnya belum menikmati penerangan listrik,” kata Muhibuddin.
Ia menambahkan, pada pelaksanaan program kali ini sebanyak 102 pelanggan di Sumatera Barat telah menerima bantuan penyalaan listrik.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga tidak ada lagi rumah di Indonesia yang belum menikmati energi listrik. Insya Allah kami siap turut membantu mendampingi PLN di seluruh Sumatera Barat,” ujarnya.
General Manager PLN UID Sumatera Barat Ajrun Karim mengatakan program tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Program ini sangat positif dan berjalan dengan lancar berkat dukungan dari berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda seperti Kabinda, Ketua DPR, Gubernur, dan pada hari ini juga mendapat dukungan dari Bapak Kajati Sumatera Barat,” kata Ajrun.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Payakumbuh, Beras, Telur hingga Minyak Goreng Dijual Lebih Murah
Ia menjelaskan, realisasi penyalaan listrik tersebar di empat unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3), yaitu Padang, Solok, Bukittinggi, dan Payakumbuh.
Di wilayah lain, kegiatan penyalaan juga dihadiri pejabat daerah seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Camat Baso, Kapolsek Baso, serta Wali Nagari Tabek Panjang.
Salah satu penerima manfaat, Yurhaini (66), mengaku bersyukur karena rumahnya kini memiliki sambungan listrik sendiri setelah sebelumnya menumpang dari tetangga.
“Saya sebelumnya mengalami patah tulang akibat kecelakaan dan tidak bisa berjualan sayur lagi. Selama ini menumpang listrik dari tetangga. Alhamdulillah, saya mendapatkan bantuan listrik dari Kajati Sumbar dan PLN,” ujar Yurhaini.
Sejak diluncurkan, program Light Up The Dream telah membantu puluhan ribu pelanggan di Indonesia. Di Sumatera Barat, tercatat sebanyak 3.411 pelanggan telah mendapatkan sambungan listrik melalui program tersebut.
Pada Maret ini, PLN UID Sumatera Barat juga mencatat tambahan calon penerima manfaat di beberapa wilayah kerja, yaitu 25 calon pelanggan di UP3 Padang, 39 di UP3 Bukittinggi, 30 di UP3 Solok, dan 8 di UP3 Payakumbuh.
PLN UID Sumatera Barat menyatakan program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemerataan akses energi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi keluarga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.(*)
Editor : Hendra Efison