PADEK.JAWAPOS.COM–Cuaca di sejumlah wilayah di Sumatera Barat diperkirakan didominasi hujan ringan pada Jumat (6/3/2026). Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan, bahkan disertai petir di beberapa daerah.
Berdasarkan prakiraan cuaca di tujuh kota di Sumbar, hujan petir diperkirakan terjadi di Padangpanjang. Sementara itu, kondisi cuaca berawan diperkirakan terjadi di Payakumbuh.
Adapun hujan ringan berpotensi mengguyur beberapa kota lainnya seperti Padang, Solok, Sawahlunto, Bukittinggi, serta Pariaman.
Selain itu, pada malam hari hujan ringan juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain di Sumbar, di antaranya Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padangpariaman, Pariaman, Tanahdatar, Kabupaten Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Padang hingga Kepulauan Mentawai.
Masyarakat yang hendak melakukan aktivitas di luar rumah disarankan membawa payung atau jas hujan untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Secara umum, suhu udara di Sumbar hari ini diperkirakan berkisar antara 17 hingga 31 derajat Celsius, sedikit lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, kelembapan udara berada pada kisaran 75 hingga 100 persen, yang menunjukkan kondisi udara cukup lembap.
Kecepatan angin di wilayah Sumbar diperkirakan berada pada kisaran 6 hingga 22 kilometer per jam.
Berikut rincian prakiraan cuaca di tujuh kota di Sumbar:
- Padang
Hujan ringan, suhu 21–24°C, kelembapan 85–94 persen. - Solok
Hujan ringan, suhu 20–25°C, kelembapan 74–96 persen. - Sawahlunto
Hujan ringan, suhu 22–28°C, kelembapan 66–97 persen. - Padangpanjang
Hujan petir, suhu 18–23°C, kelembapan 82–99 persen. - Bukittinggi
Hujan ringan, suhu 17–23°C, kelembapan 74–99 persen. - Payakumbuh
Berawan, suhu 20–27°C, kelembapan 65–97 persen. - Pariaman
Hujan ringan, suhu 24–28°C, kelembapan 75–96 persen.
Perlu diketahui bahwa prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisis teknologi pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer atau Numerical Weather Prediction (NWP). Karena itu, kondisi cuaca di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu dipengaruhi berbagai faktor atmosfer. (cr8)
Editor : Adetio Purtama