Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian strategis menuju Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang.
Munas X tersebut mengusung tema besar mengenai pengokohan peran LDII dalam membangun Indonesia yang berdaulat, harmonis, dan berkeadaban demi perdamaian dunia.
Ketua DPW LDII Sumatera Barat, Muchfiandi, menyatakan bahwa peran media sangat penting sebagai mitra strategis dalam mendistribusikan informasi objektif kepada publik.
Dalam pemaparannya, Muchfiandi menekankan bahwa pemilihan tema Munas tahun ini tidak lepas dari kondisi global saat ini diwarnai dinamika geopolitik.
Ketegangan di kawasan Teluk dinilai telah memberikan efek domino terhadap stabilitas ekonomi internasional, mulai dari sektor energi hingga perdagangan global.
"Indonesia perlu memperkuat ketahanan nasional. Salah satu pilar utamanya adalah ketahanan pangan, yang juga merupakan bagian dari delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa," ujar Muchfiandi.
Ia mendorong masyarakat untuk mandiri secara pangan melalui optimalisasi lahan pekarangan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Selain isu global, LDII Sumatera Barat turut menaruh perhatian serius pada kondisi lokal, terutama refleksi terhadap bencana hidrometeorologi yang kerap melanda wilayah Sumbar.
Banjir dan tanah longsor menjadi alarm bagi organisasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan melakukan mitigasi bencana yang lebih terukur.
Sebagai langkah konkret, LDII Sumbar mengumumkan akan segera menggulirkan kembali program Go Green sebagai bentuk dakwah ekologis.
Program unggulan tahun 2026 ini akan menyasar isu-isu krusial seperti penebangan liar, penambangan pasir ilegal, serta tata kelola sampah.
"Kami ingin membangun budaya ramah lingkungan. LDII akan mulai membatasi penggunaan botol plastik dan kantong belanja sekali pakai," tambah Sekretaris DPW LDII Sumbar, Muhammad Abdillah.
Sebagai simbol komitmen tersebut, organisasi membagikan tumbler kepada para peserta media gathering untuk mendorong kebiasaan membawa botol minum sendiri.
Melalui rangkaian Road to Munas X ini, LDII berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah di Sumatera Barat terus meningkat, khususnya dalam program pembangunan wawasan kebangsaan dan pelestarian lingkungan hidup demi keberlanjutan masa depan. (cc1)
Editor : Adetio Purtama