Penjualan tersebut masih berpotensi meningkat karena pemesanan tiket masih berlangsung hingga akhir masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan total kursi yang masih tersedia mencapai 104.475 tempat duduk untuk sejumlah layanan kereta api lokal di Sumatera Barat.
“Masih terdapat sekitar 104.475 tempat duduk yang tersedia hingga akhir masa Angkutan Lebaran 2026 pada 1 April 2026,” ujar Reza.
Rinciannya, sebanyak 52.693 tempat duduk tersedia untuk KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP). Kemudian 35.414 tempat duduk untuk KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 16.368 tempat duduk untuk KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP).
616 Perjalanan Kereta Selama Angkutan Lebaran
Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api.
Total kapasitas yang disediakan mencapai 171.424 tempat duduk. Setiap hari, tersedia rata-rata 28 perjalanan kereta api dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk.
KAI mencatat kapasitas angkutan pada Lebaran tahun ini meningkat sekitar 9 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi selama musim libur Lebaran.
Imbauan Pembelian Tiket Melalui Kanal Resmi
KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan tiket yang masih tersedia, terutama bagi penumpang yang berencana mudik maupun berlibur selama Lebaran.
Kereta api dinilai menjadi salah satu pilihan transportasi yang praktis, aman, dan nyaman bagi masyarakat di Sumatera Barat.
Selain memiliki jadwal perjalanan yang pasti, layanan kereta api juga menawarkan waktu tempuh yang relatif terukur dengan tarif yang terjangkau.
Pelanggan juga dapat melakukan pemesanan tiket secara digital melalui aplikasi Access by KAI yang dinilai lebih cepat, aman, dan transparan.
Reza turut mengingatkan masyarakat agar membeli tiket hanya melalui kanal resmi, khususnya melalui aplikasi Access by KAI, untuk menghindari risiko penipuan serta memastikan keaslian tiket.
“Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan. Sementara itu, pembelian secara langsung di loket stasiun hanya dilayani untuk tiket go-show, yakni mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” jelasnya.
KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan kereta api selama libur Lebaran sebagai moda transportasi yang efisien sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman.(*)
Editor : Hendra Efison