Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Rakornis Porprov Sumbar 2026 Digelar 9 Mei, KONI Tegaskan Hanya Daerah Siap yang Masuk Pembahasan

Hendra Efison • Selasa, 28 April 2026 | 10:01 WIB
KONI Sumbar gelar Rakornis Porprov 2026 pada 9 Mei untuk finalisasi tuan rumah dan cabor, hanya daerah lengkap syarat yang dibahas, Senin (27/4/2026).
KONI Sumbar gelar Rakornis Porprov 2026 pada 9 Mei untuk finalisasi tuan rumah dan cabor, hanya daerah lengkap syarat yang dibahas, Senin (27/4/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM — Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026 terus dipacu.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menetapkan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) akan digelar pada 9 Mei 2026 sebagai tahap krusial untuk memfinalisasi tuan rumah bersama dan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan KONI Sumbar bersama tim Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC).

Rakornis menjadi pintu masuk menuju tahapan teknis penyelenggaraan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Baca Juga: Tegas, tak Ada Izin Klenteng di Mandeh

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa hanya daerah dan cabang olahraga yang telah memenuhi persyaratan administrasi yang akan dibahas dalam forum tersebut.

“Daerah dan cabor yang tidak melengkapi persyaratan tidak akan dibahas. Itu menunjukkan ketidaksiapan mereka sebagai tuan rumah maupun peserta,” ujar Hamdanus.

Ia menjelaskan, batas akhir penyerahan surat pernyataan kesediaan dari kepala daerah ditetapkan paling lambat Senin, 6 Mei 2026.

Dokumen tersebut menjadi syarat utama sekaligus bentuk komitmen dukungan pendanaan dari masing-masing daerah.

Baca Juga: Inflasi, Perketat Kendali Harga Pangan

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 12 kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama.

Namun, sebagian di antaranya belum menyerahkan dokumen resmi. Di sisi lain, sebanyak 53 cabang olahraga telah menyatakan siap untuk dipertandingkan.

Hasil Rakornis nantinya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur sebagai dasar bagi pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran pelaksanaan.

KONI Sumbar juga terus memperkuat koordinasi lintas pihak guna memastikan kesiapan berjalan optimal. Hamdanus menyebut, proses konsolidasi dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga: 44 Persen Daycare di Indonesia tak Berizin, Kemen PPPA dan KPAI Minta Pelaku Kekerasan Anak Disanksi Tegas

“Koordinasi, evaluasi, dan monitoring terus dilakukan untuk memastikan seluruh aspek persiapan berjalan sesuai rencana,” katanya.

Sebelumnya, pada Senin (27/4/2026), panitia telah menggelar rapat persiapan Porprov XVI di Kantor KONI Sumbar yang melibatkan SC, OC, serta unsur terkait, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar.

Dalam rapat tersebut, dibahas perkembangan persiapan serta rencana pelaksanaan Rakornis.

Selain itu, isu pendanaan juga menjadi perhatian, di mana panitia tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga membuka peluang dukungan dari pihak ketiga dan sponsor.

Baca Juga: Peringati Hari Bumi, PLN IP Tanam Pohon di Bungus

Ketua SC Porprov XVI, Prof. Syahrial Bakhtiar, menilai Porprov memiliki dampak luas, tidak hanya pada sektor olahraga, tetapi juga ekonomi daerah.

“Ajang ini berpotensi mendorong pertumbuhan UMKM dan pariwisata, sekaligus menjadi sarana menentukan prioritas cabang olahraga serta persiapan atlet menuju Porwil dan Pra-PON,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua OC, Dr. Septri, menyampaikan komunikasi dengan daerah dan cabang olahraga terus dilakukan secara intensif.

Ia menyebutkan, tim digitalisasi juga telah menyiapkan data terkait atlet, cabang olahraga, hingga venue pertandingan.

Baca Juga: Keluarga Desak Ungkap Kasus Secara Terbuka, Dugaan Kekerasan terhadap Karim

“Koordinasi terus kami lakukan, meski masih ada daerah yang belum menyampaikan kesiapan secara tertulis,” katanya.

Dari hasil rapat, tercatat beberapa daerah seperti Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Sawahlunto masih belum menyerahkan surat resmi. Sementara Kota Padang disebut segera melengkapi dokumen tersebut.

Selain itu, agenda pengambilan api Porprov mulai dirancang dan direncanakan berlangsung di Kabupaten Tanahdatar.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, KONI Sumbar menargetkan seluruh persoalan strategis dapat dituntaskan sebelum Rakornis berlangsung, sehingga pelaksanaan Porprov XVI dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (*)

Editor : Hendra Efison
#Rakornis KONI Sumbar #cabang olahraga Sumbar #persiapan Porprov #Porprov Sumbar 2026 #tuan rumah porprov