PADEK.JAWAPOS.COM—Cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan bervariasi pada Sabtu (9/5/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis teknologi Numerical Weather Prediction (NWP), Kota Padang diprediksi mengalami hujan ringan, sementara beberapa daerah lainnya berada dalam kondisi berawan hingga udara kabur.
Kondisi hujan ringan diperkirakan terjadi di Kota Padang dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celcius dan tingkat kelembapan udara mencapai 70 sampai 96 persen.
Sementara itu, kondisi udara kabur diprediksi terjadi di Kota Padangpanjang dan Bukittinggi. Di Padang Panjang, suhu udara berada pada kisaran 20 hingga 26 derajat Celcius dengan kelembapan udara 68 sampai 99 persen. Sedangkan di Bukittinggi, suhu diperkirakan berada pada 19 hingga 25 derajat Celcius dengan kelembapan udara 66 hingga 97 persen.
Baca Juga: Keberagaman Negara Asal Perkuat Atmosfer Akademik
Untuk wilayah Kota Solok, Sawahlunto, Payakumbuh, dan Pariaman, cuaca diprediksi berada dalam kondisi berawan sepanjang hari.
Di Kota Solok, suhu udara diperkirakan berkisar 22 hingga 27 derajat Celcius dengan kelembapan udara 71 sampai 91 persen. Kota Sawahlunto diprakirakan memiliki suhu 23 hingga 30 derajat Celcius dengan kelembapan udara 64 sampai 94 persen.
Kemudian, Kota Payakumbuh diprediksi memiliki suhu udara antara 21 hingga 28 derajat Celcius dengan kelembapan udara 66 sampai 94 persen. Sementara Kota Pariaman diperkirakan bersuhu 25 hingga 31 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara 67 hingga 95 persen.
Baca Juga: Akreditasi Bukan sekadar Etalase Kelengkapan Dokumen
Masyarakat diimbau untuk tetap mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan sebelum melakukan aktivitas di luar rumah, terutama bagi warga yang berada di wilayah berpotensi hujan.
Prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisa teknologi permodelan prediksi cuaca berbasis komputer atau Numerical Weather Prediction (NWP). Kondisi cuaca aktual di lapangan masih dapat berubah sewaktu-waktu tergantung berbagai faktor atmosfer dan dinamika cuaca lainnya. (cr8)
Editor : Adetio Purtama