PADEK.JAWAPOS.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi meluncurkan layanan Soft Opening Pelayanan SAMSAT Kiosk Cepat, Mudah, Modern & Gebyar Apresiasi Emas 2026 di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026).
Peluncuran tersebut menjadi langkah transformasi digital pelayanan publik untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengatakan kehadiran SAMSAT Kiosk merupakan inovasi pelayanan publik yang dirancang agar masyarakat dapat membayar pajak kendaraan secara lebih cepat, praktis, dan efisien tanpa harus mengantre di kantor SAMSAT.
“Hari ini bukan sekadar seremoni biasa, ini merupakan bukti nyata komitmen kita bersama untuk melakukan transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya di sektor pendapatan daerah,” kata Mahyeldi.
Ia menjelaskan, Sumatera Barat menjadi provinsi pertama di Pulau Sumatera yang menghadirkan layanan SAMSAT berbasis kiosk digital.
Pemerintah daerah juga akan menempatkan perangkat layanan tersebut di sejumlah titik strategis dan pusat aktivitas masyarakat agar lebih mudah dijangkau.
Baca Juga: 8 Daerah Dipastikan Jadi Tuan Rumah Porprov XVI Sumbar 2026, Digelar 2-14 Oktober
“Melalui SAMSAT Kiosk ini pelayanan menjadi lebih mandiri, tidak perlu lagi antrean panjang lewat layanan konvensional, serta memiliki aksesibilitas yang luas karena akan ditempatkan di titik-titik strategis,” ujarnya.
Dorong Peningkatan PAD
Mahyeldi menegaskan, optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, pajak kendaraan menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Sumatera Barat.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat adalah nafas pembangunan daerah. Dari pajak itulah kita membangun jalan, jembatan, sekolah, hingga meningkatkan layanan kesehatan,” ungkapnya.
Selain peluncuran layanan digital, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan program Gebyar Apresiasi Emas 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang taat membayar pajak tepat waktu.
Baca Juga: Presiden Prabowo di KTT ASEAN: Pangan adalah Fondasi Kedaulatan Negara
“Pemberian hadiah berupa emas ini hanyalah stimulus kecil, namun makna sesungguhnya adalah kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Sumatera Barat,” katanya.
Siapkan 9 Unit SAMSAT Kiosk
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumatera Barat, Al Amin, mengatakan pada tahap awal pemerintah provinsi telah menyiapkan sembilan unit SAMSAT Kiosk.
Perangkat layanan tersebut akan ditempatkan di berbagai pusat keramaian di kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk memperluas akses pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Menurut Al Amin, keberadaan kiosk digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan tanpa bergantung pada pelayanan konvensional.
Kegiatan peluncuran itu turut dihadiri Gatot Tri Suryanta, perwakilan Bank Nagari, serta Kepala Jasa Raharja Sumatera Barat.
Dengan hadirnya layanan SAMSAT Kiosk, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan semakin meningkat sehingga berdampak pada optimalisasi PAD dan percepatan pembangunan daerah.(*)
Editor : Hendra Efison