PADEK.JAWAPOS.COM–Kecelakaan tunggal melibatkan satu unit minibus dilaporkan terjadi di kawasan akses keluar Tol Padang-Sicincin, Jumat siang (29/5/2026).
Insiden yang menimpa kendaraan jenis Toyota Rush berwarna putih tersebut diduga kuat terjadi karena pengemudi hilang kendali akibat pecah ban pada bagian belakang kanan.
Peristiwa tersebut dikonfirmasi oleh pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Kasat PJR Ditlantas Polda Sumbar AKBP Andis Anshori melalui Kanit 6 Sat PJR Ditlantas Polda Sumbar, Ipda Eko Hari, membenarkan terjadinya laka lantas yang berlangsung saat cuaca di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi cerah.
"Benar telah terjadi laporan kejadian kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Padang-Sicincin, tepatnya di Jalan Kabupaten Tarok City (L2). Insiden ini merupakan kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan minibus Golongan 1," ujar Ipda Eko Hari saat memberikan keterangan kepada Padek, Jumat (29/5/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika kendaraan Toyota Rush dengan nomor polisi BG 1788 KD tersebut baru saja keluar dari Gerbang Tol Kapalo Hilalang. Minibus itu bergerak menuju jalan nasional melalui Akses Kapalo Hilalang (Jalan Tarok City).
Saat berada di lajur cepat (L2) Jalur A, ban belakang bagian kanan kendaraan bernomor polisi Sumatera Selatan tersebut mendadak pecah. Kondisi ini memicu kendaraan oleng ke arah kiri secara mendadak.
Lantaran melaju di lajur cepat, minibus yang kehilangan kendali tersebut langsung menghantam pembatas jalan (guardrail). Benturan keras itu membuat kendaraan terhempas kembali ke kanan hingga posisinya miring di lajur cepat (L2).
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, terdapat dua orang penumpang yang dilaporkan mengalami luka-luka akibat benturan keras tersebut.
"Dalam kejadian ini terdapat 2 orang korban luka ringan, dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis," kata Ipda Eko Hari menambahkan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dari Ditlantas Polda Sumbar telah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan arus lalu lintas di lajur cepat agar tidak menimbulkan kemacetan, serta melakukan proses evakuasi terhadap badan minibus yang sempat melintang di jalur tersebut. (cc1)
Editor : Hendra Efison