PADEK.JAWAPOS.COM – Cuaca Sumbar hari ini, Sabtu (6/6/2026), diperkirakan didominasi kondisi berawan di sebagian besar wilayah. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hanya Kota Padang yang berpotensi mengalami hujan ringan sepanjang hari.
Informasi prakiraan cuaca ini menjadi perhatian masyarakat yang berencana melakukan perjalanan atau aktivitas luar ruangan pada akhir pekan.
Kondisi cuaca yang relatif bersahabat tetap perlu diwaspadai, terutama bagi warga yang melintasi kawasan perbukitan dan jalur pegunungan.
BMKG menyebut prakiraan tersebut merupakan hasil analisis berbasis teknologi Numerical Weather Prediction (NWP).
Model prediksi ini memberikan gambaran potensi kondisi atmosfer, meski perubahan cuaca masih dapat terjadi akibat berbagai faktor alam.
Baca Juga: 8 Armada Damkar Selamatkan 5 Bangunan dari Kebakaran Hebat di Karang Putih Padang
Cuaca Sumbar Hari Ini, Padang Berpotensi Hujan Ringan
Kota Padang menjadi satu-satunya wilayah dalam daftar yang diperkirakan mengalami hujan ringan. Suhu udara di ibu kota Provinsi Sumatera Barat itu berkisar antara 22 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 70 sampai 97 persen.
Sementara itu, Kota Solok diprediksi berawan dengan suhu 22-28 derajat Celsius dan kelembapan 71-95 persen.
Kondisi serupa juga terjadi di Kota Sawahlunto yang memiliki suhu antara 24-31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 59-95 persen.
Untuk wilayah dataran tinggi, Kota Padangpanjang diperkirakan berawan dengan suhu berkisar 20-27 derajat Celsius dan kelembapan 65-98 persen.
Adapun Kota Bukittinggi juga mengalami cuaca berawan dengan suhu relatif sejuk, yakni 19-26 derajat Celsius.
Kota Payakumbuh melengkapi daftar daerah yang diprediksi berawan pada hari ini. Suhu udara di kota tersebut berkisar 22-30 derajat Celsius dengan kelembapan antara 61 hingga 96 persen.
BMKG Imbau Warga Tetap Pantau Perkembangan Cuaca
Meski sebagian besar wilayah Sumatera Barat diperkirakan hanya berawan, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini. Kondisi atmosfer yang dinamis dapat memengaruhi perubahan cuaca dalam waktu singkat.
Imbauan ini terutama ditujukan kepada pengguna jalan yang melintasi jalur rawan kabut dan hujan, seperti kawasan Sitinjau Lauik serta daerah pegunungan lainnya. Hujan ringan berpotensi membuat permukaan jalan menjadi licin dan mengurangi jarak pandang.
Selain itu, masyarakat yang memiliki agenda wisata atau aktivitas di luar ruangan disarankan menyiapkan perlengkapan pendukung seperti payung atau jas hujan. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengantisipasi perubahan cuaca yang sewaktu-waktu terjadi.
BMKG menegaskan bahwa prakiraan cuaca merupakan hasil analisis teknologi permodelan atmosfer berbasis komputer. Oleh karena itu, kondisi cuaca aktual di lapangan masih dapat berubah mengikuti perkembangan dinamika cuaca yang berlangsung.(*)
Editor : Hendra Efison