Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Cek Lintas KAI Sumbar Jelang Libur Sekolah, Jalur Padang–Naras Diperiksa untuk Jamin Keselamatan 52 Perjalanan KA per Hari

Hendra Efison • Jumat, 12 Juni 2026 | 11:45 WIB
Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen melakukan cek lintas menggunakan lori dresin di jalur Padang–Naras, Kamis (11/6/2026), guna memastikan kesiapan operasional menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah.
Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen melakukan cek lintas menggunakan lori dresin di jalur Padang–Naras, Kamis (11/6/2026), guna memastikan kesiapan operasional menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah.

PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM – KAI Divre II Sumbar melakukan cek lintas di jalur kereta api Padang–Naras menjelang masa libur sekolah guna memastikan keselamatan dan kelancaran operasional. Pemeriksaan menyeluruh itu dilakukan di tengah tingginya frekuensi perjalanan yang mencapai 52 perjalanan kereta api per hari, terdiri dari 28 perjalanan penumpang dan 24 perjalanan barang.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) tersebut dipimpin langsung Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen. Pemeriksaan dilakukan menggunakan lori dresin untuk meninjau langsung kondisi prasarana perkeretaapian di sepanjang lintas operasional.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko sekaligus antisipasi terhadap potensi gangguan perjalanan saat mobilitas masyarakat meningkat selama libur sekolah. Selain itu, KAI juga memperkuat pengawasan pada sejumlah titik yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem dan banjir.

Dalam arahannya saat safety briefing di Stasiun Padang, Lutfi menegaskan bahwa budaya keselamatan harus menjadi prioritas utama seluruh insan KAI. Ia meminta seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menjalankan prosedur operasional.

Cek Lintas KAI Sumbar Periksa Rel hingga Sistem Drainase

Pemeriksaan mencakup berbagai aspek penting yang mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Tim manajemen meninjau kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, serta kondisi perlintasan sebidang.

Selain itu, petugas juga memeriksa sistem drainase pada sejumlah lokasi yang dinilai rawan terdampak genangan maupun banjir. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh infrastruktur berada dalam kondisi siap operasi.

Tidak hanya memeriksa jalur, manajemen KAI Divre II Sumbar juga melakukan pemantauan langsung ke beberapa stasiun utama. Stasiun Tabing, Duku, Lubuk Alung, Pariaman, hingga Naras menjadi lokasi yang dikunjungi untuk memastikan kesiapan pelayanan dan operasional.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menjelaskan bahwa cek lintas merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi instrumen penting untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini sebelum berdampak terhadap perjalanan kereta api.

“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, kami memastikan setiap aspek prasarana berada dalam kondisi siap operasi sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” kata Reza.

Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Selain melakukan pemeriksaan operasional, KAI Divre II Sumbar juga menggelar sosialisasi keselamatan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas.

Reza mengatakan tingginya intensitas perjalanan kereta api di Sumbar menuntut partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan. Pengguna jalan diminta selalu berhenti dan memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum melewati perlintasan.

Menurut dia, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan prioritas perjalanan kereta api menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan. KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak menerobos palang pintu maupun mengabaikan isyarat suara lokomotif.

“Tindakan tersebut bukan hanya membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Penguatan Budaya Keselamatan Jadi Fokus

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan safety talk yang menjadi forum evaluasi hasil pemeriksaan di lapangan. Melalui forum tersebut, seluruh temuan yang muncul selama pengecekan dibahas untuk segera ditindaklanjuti sesuai standar keselamatan.

KAI Divre II Sumbar menegaskan akan terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui pemeriksaan berkala, penguatan budaya keselamatan, serta edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga operasional kereta api tetap andal di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi publik.

“Kami terus mendorong sinergi seluruh pihak agar perjalanan kereta api berlangsung selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi pelanggan maupun pengguna jalan,” kata Reza.(*)

Editor : Hendra Efison
#Cek Lintas KAI Sumbar #Jalur Padang Naras #Libur Sekolah 2026 #KAI Divre II Sumbar #perlintasan sebidang