Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Remaja Pekanbaru Terseret Ombak di Pantai Gasan Gadang Padangpariaman, Ditemukan Meninggal 100 Meter dari LKP

Randi Zulfahli • Minggu, 28 Juni 2026 | 06:45 WIB
Rafi Rapa Maulana (13), remaja asal Pekanbaru yang terseret ombak saat berenang di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padangpariaman, ditemukan meninggal dunia sekitar 100 meter dari titik terakhir keberadaannya (LKP), Minggu dini hari (28/6/2026). (Kantor SAR Kelas A Padang)
Rafi Rapa Maulana (13), remaja asal Pekanbaru yang terseret ombak saat berenang di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padangpariaman, ditemukan meninggal dunia sekitar 100 meter dari titik terakhir keberadaannya (LKP), Minggu dini hari (28/6/2026). (Kantor SAR Kelas A Padang)

PADANGPARIAMAN, PADEK.JAWAPOS.COM– Remaja Pekanbaru terseret ombak di Pantai Gasan Gadang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian yang berlangsung sepanjang malam.

Korban bernama Rafi Rapa Maulana (13) ditemukan sekitar 100 meter dari Last Known Position (LKP) atau titik terakhir keberadaannya pada Minggu (28/6/2026) pukul 00.54 WIB.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan jasad korban ditemukan setelah tim SAR gabungan menyisir area pencarian di Pantai Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padangpariaman.

Korban kemudian langsung dievakuasi ke rumah duka dan operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

"Korban ditemukan pada pukul 00.54 WIB dalam keadaan meninggal dunia sekitar 100 meter dari Last Known Position dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka," ujar Hendri, Minggu (28/6/2026).

Peristiwa bermula pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB ketika Rafi sedang berenang di kawasan Pantai Gasan Gadang. Gelombang besar tiba-tiba datang dan menyeret korban ke tengah laut hingga menghilang dari pandangan.

Remaja Pekanbaru Terseret Ombak, Basarnas Kerahkan 45 Personel

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum berhasil ditemukan. Informasi kejadian kemudian diteruskan oleh Camat Batang Gasan, Syafrizal, kepada Basarnas pada pukul 18.22 WIB.

Merespons laporan tersebut, Basarnas mengaktifkan operasi SAR gabungan dengan melibatkan 45 personel dari berbagai instansi. Unsur yang terlibat terdiri atas Unit Siaga SAR Agam, TNI, Polri, BPBD, PMI, serta masyarakat yang ikut membantu proses pencarian.

Selain mengerahkan personel, tim juga membawa sejumlah peralatan pendukung, seperti rescue car, perahu Landing Craft Rubber (LCR) beserta motor tempel, personel SAR udara, tim medis, dan tim komunikasi.

Namun, pencarian sempat terkendala oleh jarak pandang yang terbatas meski kondisi cuaca relatif cerah dengan kecepatan angin sekitar 4 knot.

Korban Ditemukan 100 Meter dari Titik Hilang

Setelah pencarian dilakukan selama beberapa jam, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban pada koordinat 0°28'5.70"S - 99°59'53.32"T atau sekitar 100 meter dari lokasi terakhir korban diketahui berada.

Jenazah Rafi kemudian dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, seluruh unsur SAR mengikuti debriefing pada pukul 01.15 WIB sebelum kembali ke satuan masing-masing.

Basarnas menyatakan operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan. Pihak SAR juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang laut berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.(*)

Editor : Hendra Efison
#remaja terseret ombak Pantai Gasan Gadang #Pantai Gasan Gadang Padangpariaman #Rafi Rapa Maulana #korban tenggelam Sumbar #Basarnas Padang