PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM— Gun Sugianto SH MH resmi memimpin Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat periode 2025–2030 setelah dilantik Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026).
Pelantikan tersebut menjadi awal kepengurusan baru Dekopinwil Sumbar yang diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Acara ini dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, pengurus koperasi, organisasi perkoperasian, serta tamu undangan.
Gun Sugianto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah Dekopin Sumbar di Hotel Grand Basko Padang pada 27–28 Oktober 2025. Kesepakatan itu dihasilkan melalui musyawarah yang melibatkan 19 Dekopinda kabupaten dan kota serta sembilan koperasi sekunder di Sumatera Barat.
Pemerintah Perkuat Pembiayaan Koperasi
Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi mengatakan pemerintah kini mendorong koperasi tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam, tetapi juga menjadi pelaku utama di sektor riil.
Menurutnya, koperasi yang memiliki usaha produktif dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan plafon hingga Rp250 miliar sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kalau ingin koperasi menjadi besar, maka koperasi harus masuk ke sektor riil. Pemerintah sudah menyiapkan berbagai instrumen pembiayaan agar koperasi bisa berkembang dan memiliki daya saing," katanya.
Ahmad menilai Sumatera Barat memiliki modal sejarah yang kuat dalam pengembangan koperasi nasional karena melahirkan Mohammad Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
Ia berharap daerah tersebut mampu melahirkan koperasi-koperasi besar yang menjadi contoh di tingkat nasional.
"Kita membutuhkan koperasi yang menjadi role model. Sudah saatnya koperasi bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, baik dari sisi tata kelola maupun model bisnisnya," ujarnya.
Menurut Ahmad, konsep koperasi modern pertama kali berkembang di Inggris sebagai jalan tengah antara sistem kapitalisme dan sosialisme. Model tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan ekonomi yang mengedepankan kebersamaan dan memperluas akses masyarakat terhadap permodalan.
Koperasi Merah Putih Jadi Peluang Besar
Ahmad juga menyinggung program pembentukan Koperasi Merah Putih yang saat ini berlangsung di desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Ia menyebut program tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi.
"Selama lebih dari 30 tahun saya berkecimpung di dunia koperasi, baru kali ini pemerintah memberikan dukungan sebesar ini. Selain menyiapkan manajer dan operasional, pemerintah juga mengalokasikan belanja modal dalam jumlah besar untuk mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih," katanya.
Menurutnya, Dekopin memiliki peran penting dalam melahirkan koperasi percontohan yang nantinya dapat direplikasi di berbagai daerah, terutama koperasi yang bergerak di sektor riil.
Sumbar Incar Tuan Rumah Harkopnas 2027
Ketua Dekopinwil Sumbar Gun Sugianto mengatakan organisasi yang dipimpinnya akan memperkuat fungsi pendampingan, edukasi, fasilitasi, dan advokasi bagi koperasi primer maupun koperasi sekunder di Sumatera Barat.
Ia menegaskan Dekopin merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis koperasi.
"Kami ingin Dekopinwil Sumbar hadir untuk memperkuat koperasi, membangun sinergi, sekaligus mendorong lahirnya koperasi-koperasi yang sehat, profesional, dan mampu bersaing," ujarnya.
Gun juga menyampaikan keinginan Sumatera Barat menjadi tuan rumah Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2027. Menurutnya, Sumbar memiliki pengalaman menjadi penyelenggara kegiatan koperasi berskala internasional pada 2016 sehingga memiliki kapasitas untuk kembali menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menegaskan komitmen pemerintah provinsi memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi di berbagai sektor.
Ia mengungkapkan Pemprov Sumbar tengah menyiapkan pembentukan koperasi olahraga dan koperasi tambang rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*)
Editor : Hendra Efison