Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Sumbar Aman, Antrean SPBU Dipicu Gangguan di Jalur Distribusi

Heri Sugiarto • Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:24 WIB
Pertamina Patra Niaga terus memasok BBM dan elpiji di Sumatera Barat untuk menjaga pasokan energi tetap tersedia.(Foto: IST)
Pertamina Patra Niaga terus memasok BBM dan elpiji di Sumatera Barat untuk menjaga pasokan energi tetap tersedia.(Foto: IST)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Barat tetap tersedia meski terjadi antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Untuk mempercepat distribusi, Pertamina mengoperasikan Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung selama 24 jam penuh, menambah armada mobil tangki, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan kepolisian.

Antrean kendaraan untuk mengisi BBM terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Barat, di antaranya Kota Padang, Bukittinggi, Padangpanjang, Kabupaten Padangpariaman, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Salah seorang pengendara asal Pekanbaru, Riau, Benny, mengaku memilih membeli BBM eceran karena panjangnya antrean di SPBU.

"Tadi waktu mau ngisi BBM Pertalite di Pangkalan, Limapuluh Kota, juga panjang antreannya. Sehingga beli BBM eceran saja di jalan," ujar Benny kepada Padang Ekspres, Sabtu (4/7/2026).

Pengendara lainnya, Arya yang baru saja pulang dari Bukittinggi menuju Padang mengungkapkan bahwa terjadi kemcetan panjang kendaraan dari Padangpanjang maupun dari arah Padang karena adanya pekerjaaan jalan pascabencana di kawasan Lembah Anai.

"Di Padangpanjang, kemacetan panjang juga diperparah penyempitan jalan utama di dekat kawasan SPBU karena banyak kendaraan terutama truk, yang antre ingin mengisi BBM," kata Arya kepada Padang Ekspres, Sabtu (4/7/2026)

Pertamina menjelaskan terjadi peningkatan waktu tempuh distribusi BBM dari IT Teluk Kabung menuju SPBU akibat adanya sejumlah pekerjaan infrastruktur dan kepadatan lalu lintas pada jalur distribusi.

Beberapa faktor yang memengaruhi distribusi antara lain pekerjaan rehabilitasi Jembatan Bukit Putus di Kota Padang oleh Kementerian Pekerjaan Umum, pekerjaan pengaspalan di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, yang menerapkan sistem buka tutup jalur, serta kepadatan lalu lintas di ruas Sitinjau Lauik, Kota Padang, yang kerap terjadi akibat insiden kendaraan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan berbagai kondisi tersebut menyebabkan waktu tempuh armada mobil tangki menuju SPBU menjadi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Meski demikian, menurut Fahrougi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran BBM agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sebagai langkah antisipasi, sejak 3 Juli 2026, IT Teluk Kabung telah mengoperasikan layanan penyaluran selama 24 jam penuh untuk mempercepat distribusi BBM ke seluruh wilayah layanan.

Selain itu, Pertamina menambah armada mobil tangki guna memperkuat kapasitas distribusi sehingga proses penyaluran ke SPBU dapat berlangsung lebih optimal meskipun waktu tempuh perjalanan meningkat.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kepolisian Daerah setempat, serta instansi terkait untuk mendukung pengaturan prioritas perjalanan armada mobil tangki BBM dan kendaraan pengangkut elpiji, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas pada jalur-jalur strategis distribusi.

Dukungan pengawalan dari kepolisian terhadap armada mobil tangki yang melintasi kawasan rehabilitasi Jembatan Bukit Putus di Kecamatan Bungus juga dilakukan guna memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.

Fahrougi mengatakan Pertamina terus melakukan berbagai langkah mitigasi agar distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun terdapat dinamika pada akses distribusi.

"Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengoptimalkan operasional distribusi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Berbagai penyesuaian operasional kami lakukan, mulai dari pengoperasian terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, hingga pengaturan prioritas pengiriman ke SPBU sesuai kondisi di lapangan," jelas Fahrougi dalam keterangan tertulis yang diterima Padang Ekspres.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan karena pasokan energi di wilayah Sumatera Barat tetap tersedia dan terus disalurkan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#antrean BBM Sumbar #Distribusi BBM Sumatera Barat #Pertamina Sumbar #IT Teluk Kabung #SPBU Sumbar