Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

KAI Divre II Sumbar Siap Gunakan Biodiesel B50, Dukung Transisi Energi Nasional

Hendra Efison • Kamis, 9 Juli 2026 | 23:21 WIB
KAI Divre II Sumbar mulai menerapkan biodiesel B50 pada sarana diesel guna mendukung transisi energi nasional dan transportasi ramah lingkungan.
KAI Divre II Sumbar mulai menerapkan biodiesel B50 pada sarana diesel guna mendukung transisi energi nasional dan transportasi ramah lingkungan.

PADEK.JAWAPOS.COM – PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menegaskan komitmennya mendukung program transisi energi nasional melalui penerapan biodiesel B50 pada seluruh sarana perkeretaapian berbasis diesel.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan.

Seiring diberlakukannya mandatori biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026, KAI Divre II Sumbar telah menyiapkan seluruh aspek operasional, mulai dari kesiapan sarana, pengujian teknis hingga penguatan aspek keselamatan agar proses transisi berlangsung aman, bertahap, dan tetap menjaga keandalan layanan kepada pelanggan.

KRD Minangkabau Ekspres Jadi Sarana Pertama Gunakan B50

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan perusahaan menyambut baik implementasi kebijakan tersebut sebagai bagian dari transformasi sektor transportasi menuju penggunaan energi yang lebih bersih.

"KAI Divre II Sumbar mendukung penuh implementasi mandatori biodiesel B50 sebagai bagian dari transformasi sektor transportasi menuju energi yang lebih bersih. Seluruh sarana diesel kami telah dipersiapkan melalui serangkaian pengujian teknis dan evaluasi operasional sehingga penerapan B50 dapat dilakukan secara aman tanpa mengurangi aspek keselamatan, keandalan perjalanan, maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan," ujar Reza.

Sebagai tahap awal implementasi, KAI Divre II Sumbar mulai menggunakan biodiesel B50 pada KRD Minangkabau Ekspres dan Lokomotif CC 2018352 sejak 7 Juli 2026.

Selanjutnya, penggunaan bahan bakar tersebut akan diterapkan secara bertahap pada seluruh sarana diesel yang beroperasi di wilayah Divre II Sumbar sesuai kesiapan teknis dan ketersediaan pasokan.

Pengujian Menyeluruh Jaga Keselamatan Operasional

Sebelum diterapkan secara luas, PT KAI (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melaksanakan uji terap penggunaan biodiesel B50 pada sarana perkeretaapian berbasis diesel.

Pengujian dilakukan untuk memastikan karakteristik bahan bakar baru tersebut sesuai dengan kebutuhan operasional kereta api yang mengutamakan keselamatan dan keandalan.

Pada lokomotif, pengujian difokuskan pada performa mesin saat beroperasi, meliputi respons mesin, stabilitas pembakaran, konsumsi bahan bakar, hingga kondisi komponen utama.

Sementara itu, pada kereta pembangkit dilakukan pengujian terhadap performa genset, efisiensi konsumsi bahan bakar, kualitas emisi, kondisi filter, serta ketahanan operasi guna memastikan pasokan listrik selama perjalanan tetap optimal.

"Kami menerapkan setiap tahapan implementasi secara terukur melalui pengujian, pemantauan, dan evaluasi berkelanjutan. Hal ini penting agar penggunaan biodiesel B50 tetap memenuhi standar keselamatan operasional sekaligus menjaga keandalan sarana dalam melayani masyarakat," tambah Reza.

Kurangi Emisi dan Dukung Ketahanan Energi Nasional

Penerapan biodiesel B50 merupakan kelanjutan dari implementasi biodiesel B35 dan B40 yang sebelumnya telah dijalankan KAI.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memastikan transisi menuju B50 berlangsung lebih optimal dan bertanggung jawab.

Selain memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan pemanfaatan energi nabati berbasis sumber daya dalam negeri, penggunaan biodiesel B50 diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus menekan emisi karbon di sektor transportasi.

Sebagai penyedia layanan transportasi publik, KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan, sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan energi yang lebih ramah lingkungan.

"KAI Divre II Sumbar akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang berkelanjutan. Melalui penerapan biodiesel B50, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman dan andal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap upaya menjaga lingkungan dan mendukung masa depan energi Indonesia yang lebih hijau," tutup Reza.(*)

Editor : Hendra Efison
#Minangkabau Ekspres #KAI Divre II Sumbar #transisi energi #kereta api #biodiesel B50