Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Polisi Ungkap Motif Ledakan di MAN 3 Padang, Pelaku Mengaku Kerap Jadi Korban Perundungan

Randi Zulfahli • Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB
Polisi memasang garis pembatas di lokasi ledakan di lingkungan MAN 3 Kota Padang, Selasa (14/7/2026). Polresta Padang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan setelah sebuah benda yang diduga bom rakitan meledak saat jam istirahat sekolah.
Polisi memasang garis pembatas di lokasi ledakan di lingkungan MAN 3 Kota Padang, Selasa (14/7/2026). Polresta Padang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan setelah sebuah benda yang diduga bom rakitan meledak saat jam istirahat sekolah.

PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang mengungkap motif di balik ledakan berkekuatan rendah yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang, Selasa (14/7/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, seorang siswa berinisial R mengaku melakukan aksi tersebut karena menyimpan dendam setelah kerap menjadi korban perundungan.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 10.15 WIB saat jam istirahat sekolah. Benda yang diduga bom rakitan itu meledak di dalam laci sebuah meja yang berada di luar ruang kelas XII.

"Sekitar pukul 10.15 WIB terjadi ledakan berskala rendah di dalam sebuah laci meja. Setelah diselidiki ternyata ledakan tersebut dipicu oleh siswa berinisial R dikarenakan rasa dendam karena sering dirundung oleh temannya sehingga yang bersangkutan ingin meluapkan emosinya dengan melakukan hal tersebut," ujar Apri Wibowo.

Menurut Apri, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, arah ledakan diduga ditujukan ke lokasi teman pelaku yang disebut dalam pemeriksaan sebagai pihak yang kerap melakukan perundungan terhadapnya.

Polisi Amankan Molotov, Ketapel, dan Kelereng

Selain mengamankan benda yang meledak, polisi juga menemukan barang bukti lain saat melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Petugas mengamankan tiga jenis bom molotov, serta sebuah ketapel dan sejumlah kelereng dari dalam tas milik siswa yang diduga sebagai pelaku.

Seluruh barang bukti tersebut kini diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan. Polisi masih mendalami keterkaitan seluruh barang yang ditemukan dengan peristiwa ledakan di lingkungan sekolah tersebut.

Apri mengatakan penyidik juga masih menelusuri bahan yang digunakan dalam benda yang meledak. Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan secara rinci unsur penyusun benda tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait unsur-unsur yang ada di dalamnya. Untuk sementara diduga bom rakitan," katanya.

Untuk memastikan tidak ada benda lain yang berpotensi membahayakan, kepolisian turut melakukan penggeledahan di kediaman pelaku. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan.

Pelaku Mengaku Belajar dari YouTube

Hasil pemeriksaan sementara juga mengungkap bahwa pelaku mengaku mempelajari cara merakit benda tersebut secara otodidak melalui internet, termasuk dari tayangan di platform YouTube. Aksi itu dilakukan saat jam istirahat sekolah berlangsung.

Kapolresta Padang menyebut pelaku merupakan siswa kelas XII yang telah mengalami perundungan sejak duduk di bangku kelas XI. Berdasarkan pengakuan kepada penyidik, pengalaman menjadi korban perundungan juga telah dialaminya sejak masa kanak-kanak oleh sejumlah orang yang berbeda.

Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang turut didalami penyidik dalam menangani perkara ini.

Terkait proses hukum, Apri mengatakan kepolisian masih melakukan kajian secara menyeluruh. Menurutnya, penanganan kasus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk latar belakang pelaku yang mengaku mengalami perundungan dalam waktu yang cukup lama.

Kasus tersebut sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya penanganan persoalan perundungan di lingkungan pendidikan agar tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain.(*)

Editor : Hendra Efison
ledakan MAN 3 Padang perundungan di sekolah MAN 3 Padang polresta padang Apri Wibowo