Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Remaja Bernegara NasDem Sumbar Libatkan 30 Pelajar, Simulasi Jadi Anggota DPRD Bahas Judol hingga Tawuran

Hendra Efison • Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:55 WIB
Peserta Remaja Bernegara Angkatan II mengikuti simulasi sidang DPRD Sumbar sebagai bagian dari pendidikan politik yang digelar DPW Partai NasDem Sumatera Barat, Sabtu (18/7/2026).
Peserta Remaja Bernegara Angkatan II mengikuti simulasi sidang DPRD Sumbar sebagai bagian dari pendidikan politik yang digelar DPW Partai NasDem Sumatera Barat, Sabtu (18/7/2026).

PADANG, PADEK.JAWAPOS.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat kembali menggelar program Remaja Bernegara (RBN) Angkatan II sebagai wadah pendidikan politik bagi generasi muda.

Sebanyak 30 peserta yang terdiri atas seorang siswa SMP, pelajar SMA, dan mahasiswa dari berbagai daerah di Sumbar mengikuti kegiatan yang memberikan pengalaman menjadi anggota DPRD selama sehari, Sabtu (18/7/2026).

Wakil Ketua Bidang Pendidikan Politik DPW Partai NasDem Sumbar, M. Yusuf, mengatakan program tersebut dirancang agar peserta memahami secara langsung mekanisme kerja lembaga legislatif, mulai dari menyerap aspirasi masyarakat hingga menyusun kebijakan.

"Program ini merupakan salah satu bentuk pendidikan politik bagi remaja agar mereka memahami bagaimana proses pengambilan kebijakan di lembaga legislatif," kata Yusuf.

Peserta berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar, termasuk Solok Selatan. Mayoritas merupakan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang lolos melalui proses seleksi terbuka.

Kegiatan diawali di NasDem Tower dengan pembekalan mengenai fungsi dan tugas anggota legislatif melalui presentasi serta tayangan video. Setelah itu, peserta mengikuti kunjungan edukasi ke Museum Adityawarman sebelum melanjutkan simulasi sidang di Gedung DPRD Sumbar.

Rasakan Langsung Proses Legislasi di DPRD Sumbar

Dalam simulasi tersebut, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Sebagian berperan sebagai anggota Badan Musyawarah (Bamus), sementara kelompok lainnya menjalankan fungsi anggota DPRD yang menyerap aspirasi masyarakat.

Mereka kemudian mendiskusikan berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja, seperti kenakalan remaja, judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga isu LGBT. Seluruh pembahasan diarahkan sebagai bahan penyusunan simulasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

Yusuf menjelaskan, simulasi tersebut dibuat menyerupai rapat DPRD yang sesungguhnya. Peserta didorong menyampaikan argumentasi, berdebat secara konstruktif, sekaligus melatih kemampuan berbicara di depan publik sebelum mencapai kesepakatan terhadap sebuah kebijakan.

Menurutnya, metode belajar berbasis praktik membuat peserta lebih mudah memahami proses demokrasi dibanding hanya mempelajari teori di ruang kelas.

Antusiasme Tinggi, 243 Orang Ikut Seleksi

Minat mengikuti Remaja Bernegara tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 243 orang mendaftarkan diri melalui Google Form, namun hanya 30 peserta yang dinyatakan lolos.

Pada tahap seleksi, setiap pendaftar diminta mengirimkan gagasan tertulis dan video singkat yang membahas salah satu dari lima tema, yakni kenakalan remaja, judi online, narkoba, tawuran, atau LGBT.

Peserta yang terpilih memperoleh jaket dan modul pembelajaran sebagai penunjang kegiatan. Panitia juga menggelar kompetisi Best Speaker dan lomba vlog untuk mengasah kemampuan komunikasi serta kreativitas peserta.

Program Remaja Bernegara diselenggarakan oleh DPW Partai NasDem Sumbar bekerja sama dengan Liga Mahasiswa NasDem serta alumni Remaja Bernegara Angkatan I.

Yusuf menambahkan, program ini akan berlanjut ke Angkatan III yang direncanakan digelar oleh DPD Partai NasDem Kota Padang, dengan informasi pendaftaran diumumkan melalui media sosial resmi Partai NasDem.(*)

Editor : Hendra Efison
Remaja Bernegara m yusuf dprd sumbar pendidikan politik Nasdem Sumbar