BMKG Minangkabau Perbarui Peringatan Dini Cuaca Sumbar, Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Meluas

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 15:52 WIB
Prakirawan BMKG Minangkabau memperbarui peringatan dini cuaca di Sumatera Barat, Minggu (19/7/2026). Hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi meluas ke sejumlah wilayah. (Ilustrasi AI)
Prakirawan BMKG Minangkabau memperbarui peringatan dini cuaca di Sumatera Barat, Minggu (19/7/2026). Hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi meluas ke sejumlah wilayah. (Ilustrasi AI)

PADEK.JAWAPOS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Minggu (19/7/2026) sore. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang diprakirakan mulai terjadi pukul 15.35 WIB dan berpotensi berlangsung hingga pukul 17.35 WIB di sejumlah daerah.

Pembaruan peringatan dini tersebut dikeluarkan berdasarkan hasil pengamatan dinamika cuaca terkini. BMKG Minangkabau mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.

Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menjelaskan potensi cuaca tersebut pada tahap awal diprakirakan terjadi di Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar. Selain itu, Kecamatan Kayutanam dan Patamuan di Kabupaten Padangpariaman juga masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

Wilayah lain yang masuk dalam peringatan dini meliputi Kecamatan Tilatang Kamang, Palupuh, Pelembayan, dan Malalak di Kabupaten Agam. Potensi cuaca serupa juga diprakirakan terjadi di Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota.

Di Kabupaten Pasaman, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Bonjol, Panti, Duo Koto, Mapat Tunggul Selatan, dan Simpang Alahan Mati. Sementara di Kabupaten Kepulauan Mentawai, peringatan dini berlaku untuk Sipora Selatan, Siberut Selatan, Siberut Tengah, dan Sipora Utara.

Kabupaten Pasaman Barat juga masuk dalam cakupan peringatan dini, yakni Kecamatan Lembah Melintang, Talamau, dan Gunungtuleh. Di Kota Padang, wilayah yang diprakirakan terdampak meliputi Bungus Teluk Kabung, Lubukkilangan, Pauh, Kuranji, dan Kototangah, sedangkan di Kota Bukittinggi mencakup Kecamatan Guguak Panjang.

Potensi Cuaca Buruk Diprakirakan Meluas

Berdasarkan rilis resmi BMKG Minangkabau, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya di Sumatera Barat.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kecamatan X Koto dan Pariangan di Kabupaten Tanahdatar, serta Kecamatan Lubukalung hingga Enam Lingkung di Kabupaten Padangpariaman.

Potensi perluasan juga diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Kabupaten Pasaman Barat. Untuk wilayah perkotaan, cakupan peringatan dini berpotensi meluas ke hampir seluruh kecamatan di Kota Padang, Kota Solok, Kota Padangpanjang, serta Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan Aur Birugo Tigo Baleh di Kota Bukittinggi.

"Peringatan dini cuaca Sumatera Barat tanggal 19 Juli 2026 pukul 15.25 WIB masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 15.35 WIB," ujar Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, dalam keterangan resminya.

BMKG Sumatera Barat menyatakan kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 17.35 WIB. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi dampak hidrometeorologi serta memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui laman resmi BMKG.(*)

Editor : Hendra Efison
Peringatan Dini Cuaca Sumbar Cuaca Ekstrem Sumbar Prakiraan Cuaca BMKG Hujan lebat Sumatera Barat BMKG Minangkabau