Disnakertrans Sumbar Seleksi 128 Calon Peserta Magang ke Jepang

Putra Susanto • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 11:03 WIB
SELEKSI MAGANG: Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri didampingi Kepala Disnakertrans Sumbar Firdaus Firman, perwakilan IM Japan, serta jajaran terkait bersama peserta usai membuka Seleksi Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026 di Aula Disnakertrans Sumbar, Padang, Senin (20/7). (FIRDAUS FOR PADEK)
SELEKSI MAGANG: Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri didampingi Kepala Disnakertrans Sumbar Firdaus Firman, perwakilan IM Japan, serta jajaran terkait bersama peserta usai membuka Seleksi Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026 di Aula Disnakertrans Sumbar, Padang, Senin (20/7). (FIRDAUS FOR PADEK)

 

PADEK.JAWAPOS.COM-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat mulai menggelar seleksi Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026. Sebanyak 128 peserta mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung di Aula Disnakertrans Sumbar, Padang, Senin (20/7).

Seleksi dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Disnakertrans Sumbar Firdaus Firman, perwakilan International Manpower Development Organization (IM Japan), perwakilan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Kabid Pelatihan dan Penempatan Disnakertrans Sumbar Rina Adyanti, alumni IM Japan, serta kepala dinas tenaga kerja kabupaten/kota se-Sumbar.

Adib Alfikri mengatakan, program pemagangan ke Jepang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sumbar, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan IM Japan. Program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi generasi muda.

Menurutnya, peserta yang lolos seleksi akan memperoleh pengalaman bekerja dengan standar industri Jepang. Selain meningkatkan kompetensi teknis, peserta juga dibekali disiplin kerja, ketahanan mental, kemampuan manajemen waktu, serta sertifikat kompetensi dari IM Japan dan Pemerintah Jepang.

"Ketika kembali ke Sumatera Barat, kami berharap mereka bukan lagi menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja di daerahnya masing-masing," ujar Adib.

Kepala Disnakertrans Sumbar Firdaus Firman menjelaskan, seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 Juli 2026. Tahapan yang harus dilalui peserta meliputi pemeriksaan administrasi, tes matematika dasar, pemeriksaan kesamaptaan, tes ketahanan fisik, hingga wawancara.

Firdaus mengatakan, seluruh rangkaian seleksi dirancang untuk menjaring peserta yang memenuhi persyaratan fisik, mental, dan kemampuan dasar sebelum mengikuti program pemagangan di Jepang.

Ia menyebutkan, dari 155 pendaftar, sebanyak 128 orang hadir mengikuti seleksi pada hari pertama. Peserta yang dinyatakan lulus seluruh tahapan akan dipersiapkan untuk mengikuti Program Pemagangan ke Jepang melalui kerja sama Pemprov Sumbar, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan IM Japan.

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja profesional asal Sumatera Barat yang memiliki daya saing internasional.

Selain memperoleh pengalaman dan kompetensi kerja, para peserta juga diharapkan dapat memanfaatkan bekal yang diperoleh untuk mengembangkan usaha maupun membuka lapangan kerja setelah kembali ke daerah. (ptr)

 
 
 
Editor : Novitri Selvia
magang ke jepang Adib Alfikri disnakertrans sumbar Firdaus Firman