Kemendagri Monitoring Langsung Dana Pascabencana di Tanahdatar, Ini Hasilnya

Safrizal Putra • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 13:55 WIB
Tim Asistensi dan Monitoring Kemendagri meninjau alat berat dan armada operasional yang dibeli menggunakan dana TKD Tambahan Pascabencana di Kabupaten Tanahdatar, Selasa (21/7/2026).
Tim Asistensi dan Monitoring Kemendagri meninjau alat berat dan armada operasional yang dibeli menggunakan dana TKD Tambahan Pascabencana di Kabupaten Tanahdatar, Selasa (21/7/2026).

TANAHDATAR, PADEK.JAWAPOS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan monitoring langsung penggunaan Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan Pascabencana di Kabupaten Tanahdatar. Hasilnya, Kemendagri mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tanahdatar dalam mengelola dana bantuan pemerintah pusat secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Monitoring dilakukan melalui kunjungan Tim Asistensi dan Monitoring Kemendagri yang dipimpin Staf Khusus Bidang Politik dan Media Kemendagri, Kastorius Sinaga, didampingi Kepala Subdirektorat Perencanaan Daerah Wilayah I Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Fernando Siagian serta Sekretaris BPKAD Provinsi Sumatera Barat Etris. Rombongan diterima Bupati Tanahdatar Eka Putra di Gedung Indojolito, Selasa (21/7/2026) malam.

Kegiatan tersebut difokuskan untuk mengawasi pemanfaatan dana TKD Tambahan Pascabencana yang dialokasikan pemerintah pusat. Selain memastikan penggunaan anggaran sesuai ketentuan, tim juga mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi pemerintah daerah.

Bupati Tanahdatar Eka Putra mengatakan asistensi dari pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola anggaran daerah, terutama pada program pemulihan pascabencana.

"Monitoring ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel," ujar Eka Putra, dikutip dari media sosial Pemkab Tanahdatar.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tanahdatar berkomitmen mengoptimalkan setiap alokasi dana dari pemerintah pusat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Tanahdatar berkomitmen mengoptimalkan setiap alokasi dana yang diberikan pemerintah pusat agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Kemendagri Tinjau Pengadaan Alat Berat

Dalam kunjungan tersebut, Kastorius Sinaga bersama Fernando Siagian juga meninjau langsung berbagai alat berat dan armada operasional yang dibeli melalui dana TKD Tambahan Pascabencana.

Fasilitas yang diperiksa meliputi satu unit Backhoe Loader, satu unit Tandem Roller, satu unit Baby Roller, serta dua unit mobil pemadam kebakaran ringan (Light Fire Truck). Pengadaan sarana tersebut dipersiapkan untuk mendukung percepatan penanganan pascabencana sekaligus meningkatkan kapasitas operasional pemerintah daerah.

Menurut Kastorius, kegiatan monitoring tidak hanya bertujuan mengawasi penggunaan anggaran, tetapi juga memastikan program yang didanai pemerintah pusat berjalan sesuai tujuan.

"Kegiatan monitoring bertujuan melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program yang didanai melalui TKD Tambahan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pemerintah daerah sehingga dapat segera dicarikan solusi," ujarnya.

Apresiasi atas Tata Kelola Anggaran

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Tim Kemendagri menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan dana bantuan pemerintah pusat di Kabupaten Tanahdatar.

"Kami memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tanahdatar dalam mengelola bantuan pemerintah pusat secara efektif, transparan, dan akuntabel," kata Kastorius.

Keberadaan alat berat dan armada baru tersebut diharapkan dapat mempercepat rehabilitasi infrastruktur pascabencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Tanahdatar dalam menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.(*)

Editor : Hendra Efison
TKD Tambahan Pascabencana dana pascabencana tanahdatar Kemendagri Eka Putra