KONI Sumbar Minta Tuan Rumah Porprov XVI 2026 Rampungkan Seluruh Persiapan sebelum 9 Agustus

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 15:46 WIB

 

Ketua OC Porprov XVI Sumbar Dr. Septri memimpin rapat kesiapan tuan rumah bersama KONI Sumbar, Dispora, dan perwakilan kabupaten/kota untuk mematangkan penyelenggaraan Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Ketua OC Porprov XVI Sumbar Dr. Septri memimpin rapat kesiapan tuan rumah bersama KONI Sumbar, Dispora, dan perwakilan kabupaten/kota untuk mematangkan penyelenggaraan Porprov XVI Sumatera Barat 2026.

PADEK.JAWAPOS.COM Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menggelar Rapat Kesiapan Tuan Rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 untuk memastikan kesiapan teknis dan administrasi seluruh daerah penyelenggara. Rapat yang dipimpin Ketua Organizing Committee (OC) Porprov XVI Sumbar, Dr. Septri, S.Si., M.Pd., itu membahas kesiapan venue, penginapan, pendataan atlet, hingga pelaksanaan Kirab Api Porprov menjelang pembukaan pada 2 Oktober 2026.

Rapat dihadiri Ketua Steering Committee (SC) Porprov XVI Sumbar Prof. Syahrial Bakhtiar, jajaran SC termasuk Fazril Ale, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat, serta seluruh perwakilan kabupaten dan kota tuan rumah.

Dalam arahannya, Dr. Septri menyampaikan bahwa Technical Handbook (THB) telah didistribusikan kepada seluruh cabang olahraga. Ia juga mengingatkan pengurus cabang olahraga yang masa berlaku Surat Keputusan (SK) kepengurusannya berakhir sebelum pelaksanaan Porprov agar segera menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) sehingga tidak menghambat proses administrasi maupun pelaksanaan pertandingan.

Rapat turut memastikan seluruh daerah penyelenggara siap menyambut Kirab Api Porprov yang akan melintasi 12 kabupaten dan kota sebagai bagian dari rangkaian Porprov XVI Sumbar 2026.

Selain itu, seluruh tuan rumah diminta segera mengirimkan data venue pertandingan, penginapan atlet, ofisial, dan panitia. KONI Sumbar menjadwalkan rapat koordinasi daerah mulai 23 Juli hingga 7 Agustus 2026, sementara laporan kesiapan masing-masing daerah wajib diserahkan paling lambat 9 Agustus 2026.

Sejumlah Daerah Sampaikan Perkembangan Persiapan

Pada sesi pemaparan, Kabupaten Kepulauan Mentawai menyampaikan percepatan anggaran masih menunggu pembahasan di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Meski demikian, daerah tersebut memastikan kesiapan penginapan, layanan kesehatan, serta fasilitas pendukung lainnya, sekaligus menunggu kepastian jadwal transportasi laut.

Kabupaten Tanah Datar juga menyatakan siap menjadi tuan rumah walaupun pembahasan anggaran bersama Badan Keuangan Daerah belum mencapai kepastian. Sementara itu, venue pertandingan telah dipersiapkan dan penginapan atlet terus dimatangkan.

Dari Kota Padang, lokasi penyambutan Api Porprov masih dalam pembahasan. Kota Padang juga melaporkan kendala pada proses entri data atlet melalui aplikasi sehingga disepakati setiap cabang olahraga dapat membantu proses penginputan agar pendataan selesai sesuai target.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Septri menyebut sinkronisasi data atlet, khususnya atlet nasional, masih menjadi kendala utama. Untuk mempercepat proses tersebut, KONI Sumbar akan kembali menggelar pelatihan administrator aplikasi Sirimau agar seluruh pendataan dapat diselesaikan pada awal Agustus.

Pembukaan Porprov Digelar 2 Oktober 2026

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengalokasikan anggaran penyelenggaraan Porprov sesuai kebutuhan. Dalam rapat juga dibahas usulan Kabupaten Pesisir Selatan terkait perbaikan lapangan sepak takraw dan kejelasan sumber pendanaannya yang akan dikoordinasikan bersama KONI.

Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan seluruh persiapan terus dipercepat dan meminta dukungan pemerintah daerah melalui surat gubernur, sementara koordinasi cabang olahraga panjat tebing masih berlangsung.

Rapat juga membahas penggunaan aplikasi Sirimau sebagai sistem pendataan dan verifikasi keabsahan atlet. Dispora meminta kepastian mengenai keamanan server, mekanisme verifikasi data, serta sinkronisasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan data Dukcapil. Seluruh kabupaten dan kota akan mengikuti uji coba aplikasi tersebut, meski sistem manual tetap diusulkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kendala teknis.

Selain menetapkan kewajiban setiap tuan rumah melaporkan kesiapan venue, penginapan, layanan kesehatan, serta jumlah wasit dan juri pada 9 Agustus 2026, rapat juga menyepakati pembukaan resmi Porprov XVI Sumatera Barat akan dilaksanakan pada 2 Oktober 2026. Seluruh kabupaten dan kota tuan rumah diminta tidak menggelar pembukaan cabang olahraga pada tanggal tersebut agar perhatian peserta, ofisial, tamu undangan, dan masyarakat terpusat pada seremoni pembukaan utama.(*)

Editor : Hendra Efison
Dr Septri aplikasi Sirimau koni sumbar Porprov XVI Sumbar 2026 tuan rumah porprov