PADEK.JAWAPOS.COM – Wilayah pesisir Sumatera Barat dan Mentawai berpotensi mengalami banjir rob pada 28 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Kejadian tersebut berkaitan dengan pasang air laut akibat fenomena Bulan Purnama yang terjadi pada 29 Juli 2026 dan beriringan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan rilis yang disampaikan Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai angin berpotensi terjadi di wilayah perairan Sumatera Barat dan Mentawai selama periode tersebut.
Pasang maksimum pada 28 Juli hingga 1 Agustus 2026 diprediksi mencapai 1,3 hingga 1,4 meter sekitar pukul 07.00–09.00 WIB.
Berdasarkan kondisi tersebut, banjir rob berpotensi terjadi di wilayah pesisir Pasaman Barat, Agam, Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Mentawai.
Potensi dampak banjir rob di wilayah tersebut berada dalam kategori ringan.
Selain itu, tinggi gelombang di wilayah perairan Sumatera Barat dan Mentawai diperkirakan berkisar 0,50 hingga 1,60 meter. Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 2–14 knot.
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan tepi pantai diimbau tetap tenang, tetapi waspada terhadap potensi banjir rob selama periode 28 Juli hingga 1 Agustus 2026.
BMKG Maritim Teluk Bayur menyampaikan bahwa potensi banjir rob dapat terjadi di wilayah pesisir perairan Sumatera Barat dan Mentawai dengan dampak kategori ringan.
"Masyarakat di pesisir pantai agar tidak panik dan tetap waspada," imbau BMKG(*)
Editor : Heri Sugiarto