PADEK.JAWAPOS.COM–Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (4/8/2026) diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Namun, potensi kabut atau asap masih terdeteksi di beberapa daerah dataran tinggi.
Berdasarkan hasil analisis prakiraan cuaca berbasis Numerical Weather Prediction (NWP), Kota Sawahlunto dan Pariaman diperkirakan menikmati cuaca cerah sepanjang hari. Sementara itu, Kota Solok dan Kota Padang Panjang berpotensi diselimuti kabut atau asap.
Adapun Kota Padang, Bukittinggi, dan Payakumbuh diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan dengan kondisi udara kabur.
Baca Juga: Bank Nagari Hadirkan Promo HUT Ke-81 RI, ASN hingga Pensiunan Berpeluang Dapat Cashback Pinjaman
Berikut rincian prakiraan cuaca di tujuh kota di Sumatera Barat:
Kota Padang
Kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan dengan udara kabur. Suhu udara berkisar 21–28 derajat Celsius dengan kelembapan udara 70–92 persen.
Kota Solok
Wilayah ini berpotensi mengalami kabut atau asap. Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 20–28 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 61–96 persen.
Kota Sawahlunto
Cuaca diprediksi cerah. Suhu udara berkisar 23–31 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara mencapai 55–98 persen.
Baca Juga: Sumbar Siaga! Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah
Kota Padang Panjang
Kondisi kabut atau asap diprakirakan masih menyelimuti wilayah ini. Suhu udara berada di kisaran 19–25 derajat Celsius dengan kelembapan udara 77–99 persen.
Kota Bukittinggi
Cuaca diprediksi cerah berawan disertai udara kabur. Suhu berkisar 18–24 derajat Celsius dengan kelembapan udara 72–98 persen.
Kota Payakumbuh
Wilayah ini diprakirakan mengalami cerah berawan dengan kondisi udara kabur. Suhu udara berkisar 20–28 derajat Celsius, sementara kelembapan udara mencapai 68–96 persen.
Baca Juga: Pembukaan Porprov 2026 Diusulkan Digelar di Solok, Gabung Baralek Gadang
Kota Pariaman
Cuaca di Kota Pariaman diprediksi cerah dengan suhu udara 25–30 derajat Celsius dan kelembapan udara 63–95 persen.
Masyarakat diimbau tetap menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca di wilayah masing-masing, terutama bagi pengguna jalan di daerah yang berpotensi mengalami kabut karena dapat mengurangi jarak pandang.
Perlu diketahui, prakiraan cuaca ini merupakan hasil analisis teknologi pemodelan berbasis komputer atau Numerical Weather Prediction (NWP). Kondisi cuaca di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu karena dipengaruhi berbagai faktor atmosfer, sehingga masyarakat disarankan terus memantau pembaruan informasi cuaca dari instansi meteorologi terkait. (cr8)
Editor : Adetio Purtama