PADEK.JAWAPOS.COM–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Barat masih akan diguyur hujan pada Kamis (6/8/2026). Hujan diperkirakan turun dengan intensitas ringan hingga sedang dan berpotensi disertai petir di sejumlah daerah.
Prakiraan tersebut disampaikan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau. Berdasarkan informasi cuaca harian, hujan diprediksi mulai terjadi pada siang hari dan berlanjut hingga malam di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Kabupaten Agam menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG memprakirakan daerah tersebut berpotensi mengalami hujan lebat yang disertai petir pada sore hingga malam hari.
Selain Agam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok, Sijunjung, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, serta sejumlah daerah perkotaan seperti Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman, dan Payakumbuh.
Sementara itu, wilayah Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Padang Pariaman diprakirakan mengawali hari dengan kondisi berawan. Potensi hujan di ketiga wilayah tersebut baru muncul saat memasuki siang hingga sore hari.
Berbeda dengan sebagian besar wilayah lainnya, Kabupaten Dharmasraya dan Solok Selatan diperkirakan memiliki kondisi cuaca yang relatif lebih bersahabat. BMKG memprediksi kedua daerah tersebut didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan dengan peluang hujan yang lebih kecil.
Baca Juga: Dua Gol, Satu Assist, Satu Rekor! Lionel Messi Menggila Saat Inter Miami Libas Atlético San Luis 4-2
Secara umum, suhu udara di Sumatera Barat diprakirakan berada pada kisaran 18 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 62 hingga 100 persen. Sementara itu, kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 7 hingga 24 kilometer per jam, bergantung pada kondisi di masing-masing wilayah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan antardaerah. Potensi hujan pada siang hingga malam hari dapat mengurangi jarak pandang, membuat kondisi jalan menjadi licin, serta memengaruhi kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.
Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir, serta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca yang berkembang sepanjang hari. (cr8)
Editor : Adetio Purtama