50,5 Mil dari Bungus, Penumpang KMP Ambu-Ambu Melahirkan

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:22 WIB
Penumpang KMP Ambu-Ambu melahirkan saat kapal berjarak 50,5 mil laut dari Bungus. Ibu dan bayi kemudian dievakuasi ke rumah sakit.
Penumpang KMP Ambu-Ambu melahirkan saat kapal berjarak 50,5 mil laut dari Bungus. Ibu dan bayi kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

PADEK.JAWAPOS.COM – Seorang penumpang KMP Ambu-Ambu, Berlinda Tri Yulia Hulu, melahirkan saat kapal masih berlayar dari Dermaga Sikakap menuju Dermaga Bungus, Padang, Jumat malam (7/8/2026). Saat itu, kapal berada sekitar 50,5 mil laut dari Pelabuhan Bungus.

Persalinan berlangsung di tengah pelayaran dengan bantuan perawat yang bertugas di atas kapal. Ibu dan bayi kemudian dievakuasi setelah KMP Ambu-Ambu tiba di Dermaga Bungus untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan laporan permintaan penanganan medis dan evakuasi diterima pada Jumat pukul 20.08 WIB dari Kepala Subseksi Operasi SAR Mentawai, Dio.

Saat laporan diterima, posisi KMP Ambu-Ambu berada pada koordinat 01°50'24.07"S - 100°17'20.95"E atau sekitar 50,5 mil laut dari Pelabuhan Bungus.

Persalinan Dibantu Perawat Kapal

Kondisi darurat tersebut langsung ditangani nakhoda dan kru kapal. Pada pukul 20.41 WIB, penumpang yang hendak melahirkan mendapat penanganan dari perawat yang bertugas di atas KMP Ambu-Ambu.

Persalinan berlangsung lancar dengan kondisi cuaca cerah berawan. Angin bertiup dengan kecepatan 3 knot dari arah tenggara, sedangkan ketinggian gelombang laut berkisar 0,75 hingga 1 meter.

Hendri menyebut ibu tersebut berhasil melahirkan bayi dalam keadaan selamat di atas kapal dengan bantuan tenaga perawat.

Setelah persalinan, nakhoda KMP Ambu-Ambu memutuskan melanjutkan pelayaran menuju Dermaga Bungus. Keputusan tersebut dilakukan karena ibu dan bayi membutuhkan penanganan medis lanjutan setelah tiba di darat.

Tim SAR Bersiap di Dermaga Bungus

Kantor SAR Padang kemudian berkoordinasi dengan Vessel Traffic Services (VTS), PT ASDP Indonesia Ferry Bungus, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Distrik Navigasi, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Bungus, serta Rumah Sakit Yos Sudarso.

Tim Rescue Kantor SAR Padang bersama kru ABK KN SAR Yudhistira yang berjumlah sembilan personel diberangkatkan menuju Dermaga Bungus pada pukul 21.45 WIB.

Tim menempuh perjalanan darat sejauh 37 kilometer dari kantor SAR dengan estimasi waktu sekitar satu jam. Mereka kemudian bersiaga di dermaga sejak pukul 22.41 WIB untuk menyiapkan skenario evakuasi.

KMP Ambu-Ambu tiba dan bersandar di Dermaga Bungus Padang pada pukul 03.48 WIB. Petugas gabungan yang telah menyiapkan rescue car, ambulans, peralatan medis, peralatan mountaineering, serta perangkat komunikasi langsung menaiki kapal.

Ibu dan bayinya kemudian dipindahkan dari kapal menuju ambulans. Proses evakuasi selesai dengan aman pada pukul 04.25 WIB.

Setelah dievakuasi, pasien bersama bayinya langsung dirujuk ke Rumah Sakit Yos Sudarso Padang untuk mendapatkan perawatan dan penanganan medis lanjutan.

Setelah seluruh proses selesai, unsur SAR gabungan melakukan evaluasi dan debriefing pada pukul 04.35 WIB. Dengan ibu dan bayi berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat serta kebutuhan medis telah ditangani, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. (*)

Editor : Hendra Efison
penumpang melahirkan evakuasi ibu dan bayi Pelabuhan Bungus SAR Padang KMP Ambu-Ambu