Warga Sumbar Mau Berobat ke Melaka? Ini Fungsi Kantor Rujukan Medis di UFDK Bukittinggi

Hendra Efison • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:50 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi CEO Putra Hospital Melaka, Encik Mohd Zahiruddin, memotong pita peresmian Kantor Kolaborasi Medis Putra Hospital Melaka dan Universitas Fort De Kock di Bukittinggi, Jumat (14/8/2026).
Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi CEO Putra Hospital Melaka, Encik Mohd Zahiruddin, memotong pita peresmian Kantor Kolaborasi Medis Putra Hospital Melaka dan Universitas Fort De Kock di Bukittinggi, Jumat (14/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Masyarakat Sumatera Barat kini memiliki akses untuk memperoleh informasi, konsultasi, hingga proses rujukan layanan kesehatan ke Putra Specialist Hospital Melaka, Malaysia, melalui Kantor Kolaborasi Medis yang berada di Kampus Universitas Fort De Kock (UFDK) Bukittinggi.

Kantor tersebut diarahkan untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan medis tertentu yang belum tersedia atau memerlukan penanganan lebih lanjut di Melaka.

Kantor Kolaborasi Medis itu diresmikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah di Kampus UFDK Bukittinggi, Jumat (14/8/2026). Kehadirannya merupakan hasil kolaborasi UFDK, PT Mitra Karya, dan Putra Specialist Hospital Melaka.

Tak Hanya Memberikan Informasi

CEO Putra Specialist Hospital Melaka, Encik Muhammad Zairuddin bin Ahmad, menjelaskan kantor kolaborasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kantor administratif.

Fasilitas itu diarahkan menjadi pusat yang membantu masyarakat sejak mendapatkan informasi awal, konsultasi, proses rujukan, hingga perencanaan perawatan di Melaka.

Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan layanan medis tertentu dapat memperoleh informasi dan pendampingan terkait proses rujukan sebelum mendapatkan penanganan di rumah sakit tersebut.

Selain layanan rujukan, kolaborasi tersebut juga membuka peluang pertukaran ilmu, kepakaran, dan pengalaman di bidang kesehatan antara Sumbar dan Melaka.

Kolaborasi Kesehatan dan Pendidikan

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut baik kerja sama antara UFDK, PT Mitra Karya, dan Putra Specialist Hospital Melaka.

Menurut Mahyeldi, kerja sama lintas institusi dan lintas negara dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan serta kepakaran medis. Kolaborasi tersebut juga dinilai memiliki manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia bidang kesehatan.

Mahasiswa UFDK berpeluang memperoleh pengalaman praktik, pengetahuan, dan wawasan internasional melalui kerja sama dengan rumah sakit di Melaka.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi tenaga kesehatan yang nantinya memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Peluang Pertukaran Ahli dan Teknologi

Mahyeldi menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendukung pengembangan kerja sama serupa dengan berbagai institusi.

Menurutnya, jejaring internasional di bidang kesehatan dapat membuka peluang pertukaran tenaga ahli, teknologi, pengetahuan, dan pengalaman untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.

Kerja sama tersebut juga dikaitkan dengan upaya Sumbar memperluas hubungan internasional, khususnya dengan negara-negara kawasan Samudra Hindia.

Selain aspek kesehatan dan pendidikan, kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan medical tourism. Pasien dan keluarga yang mendapatkan layanan di Melaka dapat mengenal budaya dan destinasi wisata, sementara masyarakat Melaka berpeluang menikmati potensi pariwisata Sumbar.

Mahyeldi berharap Kantor Kolaborasi Medis Putra Specialist Hospital Melaka dapat menjadi jembatan hubungan Sumbar dan Melaka sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.(*)

Editor : Hendra Efison
kantor rujukan medis Bukittinggi Putra Specialist Hospital Melaka berobat ke Melaka layanan kesehatan Sumbar Universitas Fort De Kock (UFDK)