HIMPONI Sumbar Perkuat Kompetensi Perawat Onkologi, Ibaadi Indra Terpilih Ketua 2026–2031

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:55 WIB
Dirut RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas, bersama pengurus dan peserta Kongres Wilayah II HIMPONI Sumbar berfoto bersama usai pembukaan acara, Sabtu (15/8/2026). (Randi/Padek)
Dirut RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas, bersama pengurus dan peserta Kongres Wilayah II HIMPONI Sumbar berfoto bersama usai pembukaan acara, Sabtu (15/8/2026). (Randi/Padek)

PADEK.JAWAPOS.COM – Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI) Sumatera Barat menggelar Kongres Wilayah II sekaligus melantik Ketua Pengurus Wilayah periode 2026–2031 di Auditorium Lantai 4 Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sabtu (15/8/2026).

Kongres tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta perumusan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi perawat dan pelayanan pasien kanker di Sumatera Barat.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG., Subsp. KFM, MARS, FISQua, membuka kegiatan tersebut.

Ia mengatakan penanganan kanker semakin kompleks karena mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, ekonomi, hingga spiritual pasien.

Menurut Dovy, perawat memiliki peran penting karena mendampingi pasien dalam berbagai fase perawatan, mulai dari edukasi, pengobatan, manajemen gejala, rehabilitasi hingga perawatan paliatif.

“Rumah sakit rujukan tersier seperti RSUP Dr. M. Djamil tidak dapat bekerja sendiri,” kata Dovy.

Ia menyebut penanganan kanker membutuhkan kerja sama lintas sektor yang melibatkan dokter, perawat, manajemen, pemerintah, dan komunitas pasien. Dalam kolaborasi tersebut, HIMPONI dinilai memiliki posisi strategis.

HIMPONI diharapkan menjadi wadah peningkatan kompetensi, pengembangan praktik keperawatan berbasis bukti, penelitian, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien kanker.

Ketua Panitia Kongres Wilayah II PW HIMPONI Sumatera Barat, Ns. Weny Amelia, M.Kep., Sp.Kep.M.B., mengatakan kegiatan diikuti perawat dari berbagai rumah sakit dan lembaga pendidikan se-Sumatera Barat.

Menurut Weny, kongres juga menjadi forum pertanggungjawaban pengurus lama dan regenerasi kepemimpinan, sekaligus mempererat jejaring antarfasilitas kesehatan untuk meningkatkan kolaborasi.

Ketua DPW PPNI Sumatera Barat, Katherina Welong, SKM, MARS, FISQua, menyoroti peran perawat dalam mendukung program prioritas Kementerian Kesehatan terkait Penyakit Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) menuju Indonesia Emas 2045.

Katherina mengatakan pasien kanker tidak hanya membutuhkan tindakan medis dan obat-obatan, tetapi juga dukungan emosional.

“Perawat onkologi harus mampu hadir, bukan hanya ketika pasien membutuhkan obat, tetapi juga ketika pasien membutuhkan harapan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh Pengurus Pusat HIMPONI. Perwakilan PP HIMPONI, Nani Sutarni, S.Kp., M.Kep., Sp.Kep.Onk., menegaskan perawat memiliki peran penting dalam perjalanan pasien kanker sejak diagnosis hingga kondisi terminal atau end of life.

Menurut Nani, kedekatan perawat dengan pasien dan keluarga membuat penguatan kompetensi serta profesionalisme perawat onkologi menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan kanker.

Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Sumatera Barat turut menghadiri kongres tersebut.

Ketua POI Sumatera Barat, Dr. dr. Daan Khambri, Sp.B., Subsp. Onk(K)., M.Kes, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kongres Wilayah II HIMPONI Sumatera Barat.

Daan menilai kongres menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi multidisiplin, meningkatkan kompetensi perawat onkologi, serta menghadirkan pelayanan kanker yang komprehensif, berkualitas, dan berpusat pada pasien.

Pada akhir kongres, Ns. Ibaadi Indra, M.Kep., Sp.Kep.Onk., ditetapkan sebagai Ketua PW HIMPONI Sumatera Barat periode 2026–2031. Ia dilantik langsung oleh PP HIMPONI.

“Kepengurusan baru membawa semangat baru untuk memperkuat profesionalisme, kompetensi, kolaborasi, dan inovasi keperawatan onkologi di Sumatera Barat,” ujar Ibaadi.

Kongres Wilayah II HIMPONI Sumatera Barat menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat profesionalisme perawat onkologi dan kolaborasi dalam pelayanan kanker di Sumatera Barat.

Kepengurusan periode 2026–2031 selanjutnya diharapkan menjalankan penguatan kompetensi, inovasi, dan kontribusi organisasi dalam pelayanan keperawatan onkologi.(*)

Editor : Hendra Efison
HIMPONI Sumatera Barat Ibaadi Indra perawat onkologi Kongres Wilayah II HIMPONI