Pria Asal Agam Ditemukan Meninggal di Gudang SPBU Padang, Diduga Sakit

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Seorang pria berinisial Y (66), asal Nagari Batu Taba, Kabupaten Agam, ditemukan meninggal dunia di gudang penyimpanan gas LPG SPBU Wowo, Jalan Veteran, Padang, Rabu (19/8/2026).
Seorang pria berinisial Y (66), asal Nagari Batu Taba, Kabupaten Agam, ditemukan meninggal dunia di gudang penyimpanan gas LPG SPBU Wowo, Jalan Veteran, Padang, Rabu (19/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Seorang pria berinisial Y (66), asal Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, ditemukan meninggal dunia di gudang penyimpanan gas LPG SPBU Wowo, Jalan Veteran, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Rabu (19/8/2026).

Korban ditemukan dalam posisi terduduk di kursi dengan wajah menempel di atas meja. Polsek Padang Barat mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Padang Barat AKP Nurasni membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, petugas menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa ketika tiba di lokasi.

"Iya, piket Polsek Padang Barat langsung mendatangi TKP setelah diberitahu oleh masyarakat bahwa ada orang meninggal di SPBU Wowo. Setelah sampai di TKP ditemukan seorang laki-laki dewasa dalam posisi duduk di kursi dan wajah menempel ke meja," ujar Nurasni, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan keterangan operator SPBU berinisial R (23), korban diketahui sudah tidak bergerak ketika dirinya masuk ke ruang penyimpanan gas LPG sekitar pukul 03.45 WIB. R kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada pengawas SPBU berinisial SR (62).

Informasi mengenai kondisi korban baru diketahui pihak kepolisian setelah warga melaporkannya pada pagi hari. Petugas kemudian meminta keterangan dari R, SR, operator SPBU berinisial F (24), serta N (54), yang merupakan ibu rumah tangga sekaligus adik ipar korban.

Dari keterangan R, korban diketahui telah lama mengalami sakit dan kerap terlihat sesak napas. Sementara itu, N menyebut korban memiliki riwayat penyakit kronis berupa sakit jantung dan ginjal.

Tim Unit Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi. Petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan di atas meja dekat posisi jenazah yang diduga milik korban.

Setelah proses olah TKP selesai, keluarga memutuskan menolak pemeriksaan medis lanjutan terhadap jenazah. Keluarga menandatangani surat pernyataan penolakan visum luar maupun visum dalam sehingga jenazah tidak dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Atas permintaan keluarga, jenazah Y kemudian diberangkatkan menggunakan ambulans Masjid Abrar menuju kampung halamannya di Bukittinggi untuk dimakamkan.(*)

Editor : Hendra Efison
SPBU Padang pria asal Agam meninggal gudang LPG SPBU Wowo Polsek Padang Barat penemuan jenazah Padang