PADEK.JAWAPOS.COM — Sebanyak 10 pejabat lolos seleksi administrasi terbuka jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Solok dari 17 orang yang mendaftar. Para kandidat selanjutnya mengikuti tes penilaian kompetensi mulai Senin (31/8/2026).
Hasil seleksi administrasi tersebut diumumkan Pemerintah Kabupaten Solok melalui Pengumuman Nomor 800/06/PANSEL-JPTP.KAB.SOLOK/2026 pada Sabtu (29/8/2026).
Anggota Panitia Seleksi Terbuka JPTP Kabupaten Solok, Bustamar, mengatakan penetapan 10 kandidat dilakukan setelah panitia memverifikasi berkas dan kelengkapan persyaratan seluruh pelamar.
“Dari 17 pendaftar, 10 orang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak lanjut ke tahap berikutnya,” kata Bustamar.
Ini 10 Kandidat yang Lolos
Sepuluh pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi adalah Asril, Dery Akmal, Effia Vivi Fortuna Ahadi Destri, Efriyanto, Muhammad Djoni, Muliadi Marcos, Nafri, Retny Humaira, Rudy Repenaldi Rilis, dan Syoufitri.
Nama-nama tersebut memiliki latar belakang birokrasi yang beragam. Rudy Repenaldi Rilis, misalnya, pernah menjabat Sekda Kabupaten Padang Pariaman.
Muliadi Marcos memiliki pengalaman sebagai camat, pejabat di Diskominfo, Sekretaris DPRD, hingga kini menjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok.
Sementara Syoufitri sebelumnya memiliki pengalaman di Manokwari dan kini memimpin Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok.
Kandidat lainnya memiliki pengalaman di bidang pemerintahan, pengawasan internal, perencanaan, infrastruktur, perumahan, pendapatan daerah, pariwisata, dan sosial.
Tes Kompetensi Dimulai 31 Agustus
Setelah lolos administrasi, 10 kandidat akan menjalani Tes Penilaian Kompetensi pada 31 Agustus–1 September 2026 di UPT Uji Kompetensi BKD Provinsi Riau.
Tahapan selanjutnya adalah penulisan makalah pada 7 September 2026 di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok.
Sehari berikutnya, 8 September 2026, kandidat mengikuti presentasi makalah dan wawancara.
Rangkaian seleksi tersebut akan menguji kapasitas kandidat, termasuk kemampuan manajerial, kepemimpinan, penyusunan kebijakan, serta koordinasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dengan demikian, 10 kandidat yang lolos administrasi belum menjadi calon final Sekda Kabupaten Solok.
Mereka masih harus melewati seluruh tahapan seleksi sebelum panitia menentukan kandidat yang akan direkomendasikan untuk mengisi jabatan tersebut.(*)
Editor : Hendra Efison